oleh

Wuhan Resmi Larang Warga Makan Semua Hewan Liar

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Pihak berwenang Wuhan, kota yang dianggap sebagai pusat pandemi virus Corona COVID-19 telah secara resmi melarang warga makan semua hewan liar.

Bersamaan dengan pelarangan itu, Wuhan akan menjadi suaka margasatwa di mana hampir semua perburuan hewan liar juga dilarang.

Namun perburuan hewan liar dikecualikan jika untuk penelitian ilmiah, regulasi populasi, pemantauan epidemi penyakit dan keadaan khusus lainnya.

Dikutip dari Independent, sebagai bagian dari larangan tersebut, kota ini akan melakukan kontrol ketat pada perkembangan biakan semua hewan liar dan juga melarang hewan liar untuk dipelihara.

Baca juga  Shamim Saffron sebagai Peningkat Sistem Imun dalam Tubuh Untuk Mencegah Berbagai Virus dan Kanker

Wuhan juga akan bergabung dengan skema yang lebih luas di seluruh negeri untuk menawarkan pembelian kepada petani yang mengembangbiakan hewan liar.

Wuhan merupakan sebuah kota berpenduduk 11 juta orang di Provinsi Hubei, China. Mereka menyaksikan kasus pertama Corona COVID-19 pada akhir tahun lalu. Asal-usul virus ini masih diselidiki tetapi salah satu sumber yang dicurigai adalah Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan.

Di pasar itu menjual lebih dari 30 spesies hewan hidup termasuk anak anjing serigala hidup, jangkrik emas, kalajengking dan musang. China pun telah menutup pasar itu pada Januari lalu.

Baca juga  Berjaya Saat COVID-19, Pengamat Sarankan Investasi ke Sektor IT

Secara keseluruhan, para peneliti setuju bahwa penjelasan yang paling masuk akal adalah bahwa virus berpindah dari hewan ke manusia. China juga kini telah mendapat tekanan dari komunitas global untuk mengatasi perdagangan satwa liar ilegal setelah dikaitkan dengan munculnya penyakit zoonosis. (vi)

Komentar