oleh

Wartawan Korban Kekerasan Aksi 112 Lapor Polisi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Salah satu wartawan dari Metro TV Desi Fitriani melaporkan tindakan kekerasan yang ia alami saat meliput Aksi 112  ke Polres Jakarta Pusat, sabtu (11/2/17).

Korban melaporkan dengan nomor laporan  230/K/II/2017/Resto Jakpus tentang tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum dan atau perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan terlapor.

banner 728x419

“Ya sudah melaporkan (di Polres Jakarta Pusat). Semua diserahkan kepada kepolisian,” ungkap Desi

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah awak media mengalami tindakan intidimidasi disertai kekerasan saat meliput aksi 112 di kawasan Masjid Istiqlal, sabtu (11/2/17).  Tindak pidana tersebut dialami oleh wartawan dari Metro TV dan Global TV.

Baca Juga:  Tak Patuh UU, Aksi 112 Terancam Dibubarkan Polisi

Diakui oleh korban (Desi), ia beserta seorang rekanya mengalami tindak kekerasan berupa pemukulan dengan menggunakan bambu yang dilakukan oleh beberapa orang.  Selain itu, ia juga dilempar menggunakan botol air mineral.

“Mereka (massa) mukul pakai bambu dari atas, samping, lalu kita juga dilempar pakai gelas air mineral. Saya kena di kepala pakai bambu,” kata Desi

Baca Juga:  Aksi 112, Ibarat Bunga yang Layu Sebelum Berkembang

“Perut sama pundak diludahin. Mereka pukul pakai tangan, ada juga nendang di bagian kaki,” kata salah satu korban lainnya bernama Ucha (kameraman Metro TV)

Kameraman dari Global TV Dino juga mengalami perlakuaan berupa tidak menyenangkan. Seperti yang diakuinya, ia mengalami intimidasi dari peserta aksi.

“Gue ditanyain dikerubungi, mereka bilang semua TV harus ngomong itu Habib Rizieq, jangan cuma Rizieq doing yang sopan, ngotot ngomongnya,” paparnya. (DD)

Komentar

Berita Lainnya