Warga Malaysia Gotong Royong Donasi Bantu Bayar Hutang Negara Rp3500 triliun

Warga Malaysia Gotong Royong Donasi Bantu Bayar Hutang Negara Rp3500 triliun

Bank Dunia Setujui Pinjaman Baru Sebesar USD 150 Juta Untuk Indonesia
Survei INES: Mayoritas Responden Tidak Puas Dengan Kebijakan Fiskal Pemerintah
Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp 5.227 triliun, 5 Negara Ini Pemberi Utang Terbesar

KUALA LUMPUR, SUARADEWAN.com — Warga Malaysia menggalang donasi gotong royong untuk membantu melunasi utang yang sedang dihadapi pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Dilansir The Star Jumat (25/4/2018), Nik Shazarina Bakti, seorang aktivis HAM dari Sisters in Islam (SIS) membuka akun di GoGetFunding.

Dalam laman situs itu, Nik meminta warga Malaysia dan seluruh dunia untuk berkontribusi meringankan utang 1 triliun ringgit, atau Rp 3.500 triliun.

Perempuan 27 tahun tersebut bercerita bagaimana warga Malaysia di masa perdana menteri pertama, Tunku Abdul Rahman, bersatu mengumpulkan dana bagi Malaysia.

Mereka dengan rela menyerahkan perhiasan, uang, dan barang berharga kepada Abdul sehingga bisa pergi ke London, Inggris, dan memperoleh kemerdekaan.

Baca juga  Malaysia Kembali Deportasi 97 TKI Ilegal

“Kita bisa berkata kepada anak maupun cucu kita bahwa kita semua berinisiatif untuk menyelamatkan Negaraku Malaysia,” kata Nik.

The Star memberitakan, kampanye dengan nama Please Help Malaysia telah memperoleh 3.633 dolar Amerika Serikat (AS), sekitar Rp 51,3 juta.

Hingga penutupan pada 21 Juli mendatang, kampanye tersebut menargetkan bisa mendapat donasi 100.000 dolar AS, atau Rp 1,4 miliar.

Nik dalam laman itu menyatakan, setelah penutupan, seluruh hasil donasi bakal diserahkan kepada pemerintah melalui Kementerian Keuangan.

“Saya tahu bahwa saya adalah orang asing. Namun, percaya lah, saya tidak akan mengantongi sepeser pun donasi ini,” tegasnya.

Baca juga  Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp 5.227 triliun, 5 Negara Ini Pemberi Utang Terbesar

Inisiatifnya menuai pujian dari salah satu netizen bernama Marina. “Saya bangga dengan Nik. Jika Anda ingin membantu sekecil apapun, lakukan lah,” tuturnya.

Sebelumnya, Mahathir dalam pernyataan di depan staf kantor perdana menteri berkata, dia menemukan kondisi keuangan Malaysia tidak dipelihara dengan baik.

“Sehingga kita mengalami masalah utang mencapai 1 triliun ringgit. Kita belum pernah menghadapi masalah ini sebelumnya,” katanya.

PM berusia 92 tahun itu berujar, dulu Malaysia tidak pernah mempunyai utang lebih dari 300 miliar ringgit. “Tetapi kini mencapai 1 triliun ringgit,” bebernya. (kom)

COMMENTS