oleh

Walikota Pasuruan Tambah Daftar 17 Kepala Daerah Yang Terjaring OTT KPK Tahun Ini

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Setiyono menjadi kepala daerah ke-17 yang dijerat KPK sepanjang tahun ini. Wali Kota Pasuruan itu diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa, uang sejumlah Rp. 120 Juta jadi barang bukti.

“Tahun 2018, dari kegiatan tangkap tangan sampai hari ini 16 kepala daerah telah diproses, yang terdiri dari 1 orang gubernur, 13 orang bupati, dan 2 orang wali kota,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018).

banner 1280x904

Dengan demikian, Setiyono menjadi kepala daerah ke-17 yang dijerat KPK. Sedangkan total OTT yang dilakukan KPK pada tahun ini–setidaknya hingga hari ini–sebanyak 22 kali. Jumlah ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah KPK.

Baca juga  Sisi Buruk Demokrasi, Total 161 Anggota DPRD Menjadi Tersangka KPK di Tahun 2018

Alex mengatakan kepala daerah yang terjerat korupsi sering kali karena pengawas internal atau inspektorat tidak berdaya. Menurut Alex, mereka sebenarnya tahu ketika ada penyimpangan tetapi tidak bisa berbuat apa-apa.

“Kenapa? Karena kedudukan dari inspektorat itu di bawah kepala daerah. Artinya apa? Ternyata dalam audit yang melibatkan kepala daerah, praktis mereka tak berdaya karena suatu saat inspektorat itu bisa dipindahkan oleh kepala daerah itu,” kata Alex.

Untuk perbaikan ke depan, dia berharap ada evaluasi proses pengadaan barang dan jasa serta penguatan aparat pengawas internal pemerintah.

Berikut ini daftar 17 kepala daerah yang terjerat OTT KPK sepanjang 2018:

Baca juga  Kena OTT KPK, Bupati Purbalingga Langsung Dipecat PDI Perjuangan

1. Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif
2. Bupati Jombang Nyono Wihardi
3. Bupati Ngada Marianus Sae
4. Bupati Subang Imas Aryuminingsih
5. Bupati Lampung Tengah Mustafa
6. Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra
7. Bupati Bandung Barat Abu Bakar
8. Bupati Bengkulu Dirwan Mahmud
9. Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat
10. Bupati Purbalingga Tasdi
11. Bupati Tulungagung Syahri Mulyo
12. Walikota Blitar Muhammad Samnhudi Anwar
13. Bupati Bener Meriah Ahmadi
14. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf
15. Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap
16. Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan
17. Walikota Pasuruan Setiyono. (det)

Komentar