oleh

Ulama Himbau Warga Jakarta Barat Hindari Kerumunan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Jumlah kasus positif corona di Indonesia terus bertambah. Jakarta, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, menjadi provinsi dengan penambahan kasus tertinggi di Indonesia. Angka penambahan kasus harian di Ibukota bahkan pecah rekor, yaitu 1.579 kasus pada Sabtu (21/11/2020).

Namun di tengah kasus positif yang terus bertambah, justru terjadi beberapa kali kerumunan massa (setidaknya dalam dua pekan terakhir ini) dalam jumlah besar di Jakarta yang berpotensi menyebabkan penyebaran virus corona semakin massif.

banner 728x419

Sehubungan dengan hal tersebut, Aliansi Kyai dan Tokoh Masyarakat Jakarta Barat mengimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Sterilisasi, Bupati: Warga Yang Mau Masuk Konawe Utara, Tunda Dulu

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta Barat untuk tidak terprovokasi dengan ajakan kerumunan yang dibungkus oleh identitas apapun demi kemaslahatan dan kesehatan masyarakat Jakarta Barat,” kata Koordinator Aliansi Kyai dan Tokoh Masyarakat Jakarta Barat, KH Yusuf Ismail dalam pernyataannya, Kamis (26/11/2020) malam.

Kyai Yusuf yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Huda Jakarta Barat ini, juga memberikan imbauan kepada ormas-ormas agar dapat memberikan teladan yang baik. “Serta menghargai pengorbanan masyarakat selama 10 bulan ini untuk tidak melakukan kerumunan yang menyebabkan penyebaran virus corona,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ini Pejabat Negara di Dunia yang Positif Virus Corona, Menhub Indonesia Salah Satunya

Lebih lanjut, ia meminta aparat penegak hukum untuk tidak membiarkan kerumunan selama pandemi Covid-19.

“Kami meminta pihak aparat untuk menindak tegas para pelanggar protokoler kesehatan di masa PSBB ini,” pungkasnya. (aw)

Komentar

Berita Lainnya