oleh

Tujuh PNS di Tangerang Selatan Dipecat karena Terjerat Kasus Tipikor

banner-300x250

TANGSEL, SUARADEWAN.com — Belum lama ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan akan memecat 2.150 secara tidak hormat Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dilansir dari berbagai sumber, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB), Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mereka akan diberhentikan secara tidak hormat.

Sementara sejak pukul 13.00 WIB (red-kemarin) Tangsel dihebohkan dengan kabar pemecatan tujuh PNS, untuk memastikan kevalidtan kabar itu, Warta Banten coba mengkonfirmasi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Apendi melalui sambungan telephone, dan membenarkan hal tersebut.

Baca juga  Kepala BKN: Guru honorer Kategori Dua (K2) di Atas 35 Tahun Tak Bisa Jadi PNS

“Iya itu kan yang pada tipikor. Kita kan habis rapat kemarin dengan Menteri Dalam Negeri, Menpan sama BKN. Itu kan semua harus ada MoU semua di sini,” jelas Apendi.

Ketika disinggung soal siapa saja dan dari dinas mana saja ke tujuh PNS tersebut, Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3KB) itu enggan menyebutkan secara rinci. Ia hanya mengaku dari ke tujuh PNS tersebut ada dari Eselon II dan Eselon III.

Baca juga  Rapat Paripurna: Selain Mengapresiasi, F-Gerindra Kritisi Kinerja Pemkot Tangsel

“Nama-namanya nanti deh, ini tujuh orang saja. Ada Eselon II dan ada Eselon III, kita sudah proses,” ungkapnya (fn)