Tujuh PNS di Tangerang Selatan Dipecat karena Terjerat Kasus Tipikor

Tujuh PNS di Tangerang Selatan Dipecat karena Terjerat Kasus Tipikor

Rombongan Study Banding Republik Demokratik Timor Leste Kunjungi Puspemkot Tangsel
Rapat Paripurna: Selain Mengapresiasi, F-Gerindra Kritisi Kinerja Pemkot Tangsel
Diam-Diam BNN Tangsel Lakukan Tes Urin ke Sejumlah OPD

TANGSEL, SUARADEWAN.com — Belum lama ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan akan memecat 2.150 secara tidak hormat Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dilansir dari berbagai sumber, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB), Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mereka akan diberhentikan secara tidak hormat.

Sementara sejak pukul 13.00 WIB (red-kemarin) Tangsel dihebohkan dengan kabar pemecatan tujuh PNS, untuk memastikan kevalidtan kabar itu, Warta Banten coba mengkonfirmasi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Apendi melalui sambungan telephone, dan membenarkan hal tersebut.

Baca juga  BPKP Gelar Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

“Iya itu kan yang pada tipikor. Kita kan habis rapat kemarin dengan Menteri Dalam Negeri, Menpan sama BKN. Itu kan semua harus ada MoU semua di sini,” jelas Apendi.

Baca juga  Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan Resmi Tempati Kantor Baru

Ketika disinggung soal siapa saja dan dari dinas mana saja ke tujuh PNS tersebut, Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3KB) itu enggan menyebutkan secara rinci. Ia hanya mengaku dari ke tujuh PNS tersebut ada dari Eselon II dan Eselon III.

“Nama-namanya nanti deh, ini tujuh orang saja. Ada Eselon II dan ada Eselon III, kita sudah proses,” ungkapnya (fn)

COMMENTS