oleh

Tolak Agenda HTI, Ketua MUI: Khilafah Sudah Tak Relevan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Beredarnya kabar soal akan diselenggarakannya agenda Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yakni “International Khilafah Forum”, memantik sejumlah kalangan memberi respon penolakan. Salah satu di antaranya adalah datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, gagasan khilafah sebagaimana dalam agenda HTI tersebut sudah tidak cocok untuk diterapkan alias tidak relevan lagi. Hal ini karena Indonesia sudah berbentuk republik.

banner 1280x904

“Indonesia kan sistemnya republik, pilar kebangsaan yang disepakati. Kita tak perlu bicara khilafah, sudah tak ada lagi,” terang Ma’ruf Amin usai pembukaan Kongres Ekonomi Umat tahun 2017 di Jakarta, Sabtu (22/4/2017).

Baca juga  Diskusi Buku Ilusi Negara Islam: Pancasila dan UUD 1945 Sudah Cerminkan Islam

Lagipula, tambahnya, tokoh Indonesia dari mazhab apapun telah menyepakati sistem yang dipakai saat ini sehingga munculnya sistem baru (sistem khilafah) hanya kan menimbulkan gejolak baru.

“Sudah selesai kesepakatannya, sudah selesai. Ini kan gaduh karena ada kelompok baru yang inginkan sistem lain,” imbuhnya.

Adapun soal agenda HTI ini, pihak kepolisian juga sudah menyatakan penolakan. Seperti ditegaskan oleh Polda Metro Jaya, pihaknya tidak akan memberi izin pada kegiatan HTI terkait penyelenggaraan “International Khilafah Forum” di Jakarta ini.

Baca juga  Jangankan Eks HTI, Eks PKI Saja Bisa Menjadi Caleg

“Pada prinsipnya Polda Metro Jaya tidak mengizinkan kegiatan itu, sampai sekarang belum ada izin,” terang Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Ia menyatakan bahwa kepolisian telah menganalisa dan mengevaluasi potensi dari kegiatan tersebut sehingga tidak akan mengeluarkan izin untuk penyelenggaraannya.

“Kegiatan mengumpulkan banyak masyarakat, kepolisian evaluasi kegiatan itu kira-kira bagaimana potensinya,” tutur Argo. (ms)

Komentar