oleh

Tokoh NU Gresik: FPI Hanya Akan Buat Gaduh

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Tersiarnya kabar rencana pendirian organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) Cabang Gresik, menyita banyak perhatian dari sejumlah kalangan. Bagi mereka, pendirian FPI di Gresik hanya akan buat gaduh.

Salah satu pandangan tersebut datang dari tokoh Nadhlatul Ulama (NU) di Kabupaten Gresik, H.M. Khozin Ma’sum. Ia mengaku sangat setuju jika ormas Islam bernama FPI ini tidak berdiri di Kabupaten Gresik. Alasannya, kata dia, aktifitas FPI kerap menimbulkan kontroversi dan anarkisme.

banner 728x419

“Karena Gresik itu sudah kondusif, jangan sampai karena munculnya FPI membuat Kabupaten Gresik gaduh, Gresik tidak kondusif,” ujar Khozin yang juga merupakan Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Kerjasama Ulama dan Pondok Pesantren Indonesia (Bakuppi) ini, Jumat (24/2/2017).

Baca Juga:  Terima Perwakilan Massa FUI, Komisi III DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat

Lebih lanjut, Khozin juga menilai bahwa adanya FPI di Gresik ini sangat rentan menimbulkan polemik. Baru sebatas rencana pendiriannya saja, tuturnya, sudah banyak rencana dari beberapa elemen masyarakat untuk menghalang-halangi berdirinya FPI di Kabupaten Gresik.

Sebelumnya diketahui bahwa penolakan ini juga datang dari Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito. Ia menyatakan bahwa Kabupaten Gresik sudah aman dan kondusif. Dan kehadiran FPI berpotensi mengganggu rasa aman dan kondusifitas tersebut.

Baca Juga:  Rizieq Terjerat Banyak Kasus, Ketua FPI Daftar Jadi Komisioner Komnas HAM

“Karena itu, jangan sampai dengan munculnya FPI di Kabupaten Gresik akan memunculkan perbedaan. Sehingga memunculkan persoalan yang tidak kita inginkan bersama,” lanjut Khozin.

Pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Kabupaten Gresik ini juga mengingatkan bahwa Gresik adalah kota santri dan industri. Di sana banyak bertebaran industri. Jadi, tandasnya, mereka tentu butuh ketenangan lama beraktifitas. (ms)

Komentar

Berita Lainnya