oleh

Tidak Benar Kapolri Tito Akan Pensiun Dini, Begini Penjelasannya

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Beberapa waktu lalu muncul isu bahwa Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan pensiun dini. Setelah ditelusuri, ternyata informasi tersebut berawal dari wawancara eksklusif salah satu stasiun TV Nasional dengan Kapolri pada Sabtu (8/7) lalu.

Dalam wawancara tersebut ternyata Kapolri tidak mengatakan bahwa dirinya akan pensiun dini, melainkan hanya mengatakan jika ada kesempatan untuk memilih, maka ia akan memilih untuk pensiun dini supaya ada penyegaran dalam institusi Polri.

banner 1102x704

“Kalau boleh saya pilih, saya tidak ingin sampai selesai 2022. Kenapa? terlalu lama. tidak baik bagi organisasi, tidak baik bagi saya sendiri. bagi organisasi, organisasi membutuhkan penyegaran, perlu ada kepemimpinan baru dan seterusnya,” kata Kapolri Tito.

Menurut Tito, jika ia menjabat hingga 2020 maka ada kemungkinan untuk anggotanya merasa bosan, institusinya bosan, termasuk dirinya juga bosan. Selain itu, menjadi Kapolri juga memiliki banyak tantangan dan perlu dengan kehidupan yang stress full.

Baca Juga:  Soal Teror ISIS, Kapolri : Tujuan Teror Menciptakan Ketakutan, Tak Perlu Panik

“Saya mengatakan, menjadi Kapolri ini perlu dengan kehidupan yang strees full. Banyak persoalan-persoalan. Nah, wajar juga kalau di luar negeri, ah sorry wajar juga kalau seandainya, saya ingin mempunyai kehidupan yang less strees full,” tukasnya.

Tito mengatakan, jika ada waktu yang tepat, maka ia bisa saja mengajukan pensiun dini. Menurutnya, istilah pensisun dini ini masih aneh terdengar di telinga masyarakat Indonesia, tapi biasa saja jika dibandingkan dengan di luar negari.

“Kemungkinan ada waktu yang sangat tepat, mungkin saya akan pensiun dini, saya sampaikan begitu. Nah, karena saya lama di luar negeri, denger kata pensiun dini itu bukan sesuatu yang aneh,” ungkap Tito.

Baca Juga:  Tito Karnavian : Kasus Penyerangan Sejumlah Tokoh Agama Sedang Ditangani Sampai Akhir

“Di kultur Indonesia, orang mau pensiun dini diketawain. Bahkan sudah pensiun ingin diperpanjang. Di luar negeri, justru kalau dia merasa sudah kerja keras, dia pingin menikmati sisa hidupnya. Banyak yang pensiun dini dan itu tidak menjadi masalah,” demikian Tito. (za)

Komentar

Berita Lainnya