Terjebak Asmara di Medsos, Foto Tak Senonoh Sekdes Jadi Viral

Terjebak Asmara di Medsos, Foto Tak Senonoh Sekdes Jadi Viral

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Akhir-akhir ini, warga Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi dihebohkan dengan beredarnya foto tak senonoh (bugil) salah seoran

Ancam Edarkan Foto, Dua Paman Bejat Ini Tiduri Keponakan Sendiri Berkali-kali
Lebih Percaya Diri, Delapan Artis Hollywood Ini Keranjingan Berfoto Bugil
Duh, Kim Kadarshian Kembali Pamer Tubuh Polos

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Akhir-akhir ini, warga Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi dihebohkan dengan beredarnya foto tak senonoh (bugil) salah seorang Sekretaris Desa (Sekdes) di media sosial Facebook.

Seperti diketahui, Sekdes berinisial DS ini merupakan perempuan lajang yang bertugas di salah satu desa di Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin. Sebelum unggahan fotonya tersebut viral di medsos, ia tengah menjali hubungan dekat dengan seorang laki-laki berinisial BM. Keduanya sendiri dikabarkan berkenalan melalui jejaring medsos tersebut.

Menurut keterangan DS, BM mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Kota Bandung, Jawa Barat. Hubungan keduanya terus berlanjut dan semakin erat, hingga DS berani mengirimkan foto bugilnya kepada BM.

Tak lama setelah itu, sikap BM tiba-tiba berubah drastis. Ia sampai meminta uang kepada DS, memorotinya. Jika permintaannya tidak dipenuhi, ancam BM, foto bugil DS akan disebar melalui akun Facebook pribadinya sendiri.

Berkali-kali mendapat ancaman, berkali-kali itu pula DS menolak untuk mengirimkan uang. Hingga akhirnya si pelaku mengunggah foto bugil DS yang dimaksud.

“Informasinya sudah dilaporkan ke aparat berwajib. Korban kini trauma akibat kejadian tersebut,” terang Camat Pamenang Barat, Irsyadi, Sabtu (25/3/2017).

DS sendiri sudah diperiksa oleh kepolisian setempat sebagai saksi. DS diduga sebagai korban penipuan oleh lelaki berinisial BM melalui jejaring medsos.

“Ini masih didalami. Nanti akan dipanggil juga saksi-saksi lainnya,” tandas Humas Polres Merangin Ipda Sitorus. (ms)

COMMENTS

DISQUS: