Survey Litbang Kompas, Elektabilitas Prabowo-Sandi Naik 4,8 persen

Survey Litbang Kompas, Elektabilitas Prabowo-Sandi Naik 4,8 persen

Isu Agama Diyakini Akan Terus Bergulir di Pilpres 2019
Silaturrahim Haji Indonesia Akan Mendorong Jutaan Alumni Haji Mendukung Jokowi
Nomor Urut Paslon Capres-Cawapres Sudah Keluar, Termasuk Cocokologinya

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Litbang Kompas baru saja merilis hasil survei terbaru, dalam survei tersebut sebuah fakta menarik yakni kenaikan pada no urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Pasangan ini terlihat mulai mendekati paslon nomor urut 01 Jokowi – Ma’ruf Amin.

Menurut Juru Bicara BPN Prabowo – Sandiaga, Ferdinand Hutahaean membaca hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan dua hal yang positif bagi BPN. Yang pertama ialah soal elektabilitas Jokowi – Maruf yang menurun dari Oktober 2018. Ia menyebut elektabilitas Jokowi – Ma’ruf Amin mengalami penurunan hingga 3,4 persen.

“Artinya ini gambaran secara umum, Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat, maka elektabilitasnya sekarang menurun hingga 49,2 persen,” kata Ferdinand saat dihubungi wartawan, Rabu (20/3/2019).

Baca juga  Kerumunan Prabowo Lebih Banyak, Kok Kalah di Survei?

Keyakinan Ferdinand, Prabowo-Sandi akan sangat bisa mengalahkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf

“Artinya apa?, pada hari H nanti Pemliu, dengan model seperti ini, dan konsistensi elektabilitas Jokowi turun dan Prabowo naik, maka hampir dapat dipastikan bahwa pemenang Pemilu kali ini adalah Prabowo Subianto. Ini yang kami baca dari rilis survei Litbang Kompas,” kata Ferdinand.

Untuk diketahui, Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden periode Maret 2019. Hasilnya, Capres – Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mulai mengejar elektabilitas Capres – Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi – Maruf Amin.

Baca juga  Litbang Kompas: Prabowo-Sandi Unggul di 3 Provinsi Pulau Jawa

Elektabilitas Jokowi – Maruf Amin pada bulan Maret sebesar 49,2 persen sedangkan Prabowo – Sandiaga 37,4 persen. Adapun responden yang memilih untuk merahasiakannya sebesar 37,4 persen.

Jika dibandingkan dengan hasil survei litbang Kompas yang dilakukan pada Oktober 2018, perubahan terjadi pada elektabilitas keduanya. Jokowi – Maruf Amin mendapatkan 52,6 persen yang artinya, elektabilitas keduanya turun 3,4 persen.

Kenaikan justru terjadi pada elektabilitas Prabowo – Sandiaga. Pada Oktober, elektabilitas keduanya sebesar 32,7 persen yang artinya Prabowo – Sandiaga mendapatkan tambahan sebesar 4,8 persen. Pada Oktober 2018, responden yang memilih untuk merahasiakan jawabannya sebesar 14,7 persen. (sumber: kompas.com)

COMMENTS