oleh

Survey Alvara: 40 Persen Pemilih Jokowi-Ma’ruf Tidak Solid dan Bisa Pindah

JAKARTA, SUARADEWAN. com — Sebanyak 40 persen suara pemilih pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin berpeluang untuk pindah ke rivalnya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali menyatakan, hal itu karena salah satu kelemahan dari pasangan Jokowi-Ma’ruf adalah dari sisi soliditas pemilihnya.

“Ada peluang dari sisi soliditas pemilih 40 persen, tadi ada peluang untuk pemilih Jokowi – Ma’ruf Amin pindah ke pasangan sebelah (Prabowo – Sandi),” ujar Hasanuddin dalam ‘Laporan Survei Nasional: 3 Kunci Kemenangan Pilpres 2019’ di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Minggu (26/8).

Baca juga  CSIS: Rendahnya Dukungan Milenial kepada Jokowi-JK Disebabkan Lapangan Pekerjaan

Namun demikian, kata Hasanuddin, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin memiliki suara signifikan untuk pemilih di Pulau Jawa.

“Tapi di luar Jawa ini bermasalah. Akan tetapi ini jumlahnya tidak lebih dari 20 persen. Sedikit,” ungkapnya.

Hasanuddin mengatakan, peluang Jokowi-Ma’ruf memenangkan Pilpres 2019 bakal lebih mudah jika mereka bisa menggenjot perolehan suara di Pulau Jawa sampai lebih dari 60 persen atau unggul di semua provinsi di Jawa.

“Posisi Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa relatif aman, dalam artian jika menang di semua provinsi di Jawa. Itu aman,” imbuhnya.

Hasanuddin Ali mengatakan bahwa tingkat kepercayaan Jokowi-Ma’ruf dari survei itu diketahui mencapai 53,6%, jauh meninggalkan Prabowo-Sandiaga yang hanya meraih 35,2%. Sedangkan pemilih yang belum memutuskan pilihan (undecided) sebesar 11,2%.

Baca juga  Tawarkan Anis Matta Sebagai Cawapres Prabowo, FH: 2019 Jokowi Tumbang

Survei nasional Alvara Research Center dilakukan pada 12-18 Agustus 2018. Riset ini menggunakan metode multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.500 responden berusia 17 tahun ke atas.

Sampel diambil di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk. Margin of error dalam survei ini sebesar 2,53% dengan tingkat kepercayaan 95%. (rm)

Komentar