oleh

Sosialisasi di Boltim, Bawaslu Sulut Paparkan Prosedur Penyelesaian Sengketa Pemilu 2020

MANADO, SUARADEWAN.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Pemilihan Tahun 2020 di Desa Paret, Kecamatan Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Rabu (29/7).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Divisi Hubungan antar lembaga dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulut itu diselenggarakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Paret itu dengan menerapkan standar protokol Covid-19 yang ketat serta dihadiri oleh peserta yang dari terdiri  dari unsur partai politik, tokoh masyarakat, ormas, OKP, pemuda, Panwascam serta PPK.

banner 1280x904

Anggota Bawaslu Sulut Awaludin Umbola selaku koordinator Divisi Hubungan antar lembaga dan Penanganan Pelanggaran mengatakan bahwa tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah  agar setiap stakeholder memahami tata cara dan prosedur penyelesaian sengketa pemilihan tahun 2020.

Baca juga  Gelar Sosialisasi Perbawaslu Nomor 4, Bawaslu Sulut Ingatkan Kepatuhan Prokes Covid-19

“Paling tidak, mereka memahami tata cara dan prosedur beracara di Bawaslu, dan kewenangan-kewenangan apa saja di Bawaslu dalam proses pelaksanaan Pilkada,” kata Ewin, sapaan akrab Awaludin.

Menurut Ewin, ada hal penting yang harus diketahui para pemangku kepentingan terkait prosedur dan tata beracara di Bawaslu.

“Masyarakat wajib tahu kewenangan penyelesaian sengketa cepat di level Bawaslu kabupaten/ kota, dan itu bisa dilakukan Panwascam,” katanya lagi.

Ewin juga menambahkan, bahwa ada beberapa potensi sengketa dalam proses tahapan Pilkada, seperti pada tahapan kampanye. Yang menurutnya kadang-kadang partai politik atau tim kampanye, tidak mengetahui masing-masing kewenangan, sehingga konflik-konflik antar peserta pemilu di level lapangan, diselesaikan dengan cara mereka.

Baca juga  Pengawasan Coklit Data Pemilih, Bawaslu Sulut: Masih Banyak Yang Tidak Sesuai Prosedur

“Yang sebenarnya, di Bawaslu ada juga cara untuk menyelesaikan dengan cara musyawarah, membangun kesepakatan bersama untuk menyelesaikan masalah bersama,” tutup Ewin.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut turut diikuti oleh Anggota KPU Sulut Meydi Tinangon, serta sejumlah pimpinan Bawaslu dan KPU Boltim. (wb)

Komentar