oleh

Soal Angket Rekaman Permintaan Fee Proyek Wakil Bupati Gorontalo, HMI Limboto Minta DPRD Tidak Loyo

LIMBOTO, SUARADEWAN.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Limboto dipimpin oleh Ketua Umumnya mendatangi gedung DPRD Kabupaten Gorontalo (22/8), dan melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD Gorontalo.

Kedatangan aktivis mahasiswa Islam ini sebagai bentuk pengawalan serta koordinasi menanyakan progres dari kerja-kerja Pansus Hak Angket DPRD yang telah dibentuk beberapa waktu lalu, terkait beredarnya rekaman Permintaan Fee proyek oleh Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo Fadly Hasan kepada salah satu kontraktor.

banner 1280x904

“Pembentukan pansus hak angket DPRD bukanlah persoalan main main, dan bisa saja akan dimanfaatkan serta dijadikan bargaining politik oleh DPRD Kabupaten Gorontalo. Kami meminta kepada Pansus Hak Angket DPRD untuk benar benar berjalan sesuai aturan, jangan sampai ada proses tebang pilih. dan kami siap mengawal proses pansus hak angket DPRD”, kata Subarkah Ketua Umum HMI Cabang Limboto (22/8).

Baca juga  HMI Cabang Limboto Desak Pemerintah Untuk Serius Selamatkan Danau Limboto
Pengurus HMI Cabang Limboto berkoordinasi dengan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo

Kedatangan Pengurus HMI ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo. Dihadapan Ketua DPRD Pengurus HMI menyatakan komitmennya untuk melakukan pengawalan terhadap kinerja Pansus Hak Angket DPRD sampai tuntas.

Baca juga  Masyarakat Panik Dengan Corona, 4 Anggota DPRD Ini Malah Pesta Narkoba di Jakarta

“Kami akan kawal kinerja pansus hak angket DPRD ini sampai tuntas, agar kerja-kerja dari pansus ini tidak melenceng dan senantiasa berjalan sesuai aturan. Kami berharap Dewan tidak main-main dengan pansus ini, jangan sampai melempem,” tambah Jepri Polinggapo Sekretaris Umum HMI Limboto yang juga ikut hadir dalam pertemuan tersebut. (ELH)

Komentar