Skandal Seks Gereja Terus Mencuat, Petinggi Vatikan Desak Paus Franciskus Mundur

Skandal Seks Gereja Terus Mencuat, Petinggi Vatikan Desak Paus Franciskus Mundur

VATIKAN, SUARADEWAN.com -- Seorang petinggi di Vatikan mendesak pemimpin Vatikan, Paus Franciskus untuk mundur. Desakan ini terkait dengan skandal sek

Skandal Pemimpin Dunia Yang Tiduri Ratusan Hingga Ribuan Wanita
Kasus Skandal Seksual, 34 Uskup di Cile Secara Massal Mengundurkan Diri
Skandal Seks Politisi Yang Paling Heboh di Indonesia

VATIKAN, SUARADEWAN.com — Seorang petinggi di Vatikan mendesak pemimpin Vatikan, Paus Franciskus untuk mundur. Desakan ini terkait dengan skandal seks gereja, khususnya yang terjadi di Amerika Serikat (AS), yang sudah lama ditutupi oleh gereja.

Dalam sebuah pernyataan, Uskup Agung Carlo Maria Vigano juga turut melampirkan daftar panjang pejabat Vatikan saat ini dan masa lalu dan pejabat gereja Amerika Serikat (AS) yang menutupi kasus pelecehan yang dilakukan oleh Uskup Agung Theodore McCarrick.

“Paus Francis telah berulang kali meminta transparansi total di Gereja,” tulis Vigano, yang telah bersikap kritis terhadap paus sebelumnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (26/8).

Baca juga  Anggota DPRD Kota Semarang dari PKS Ini Dipecat Gegara Isu Selingkuh

“Dalam momen yang sangat dramatis ini bagi gereja, ia harus mengakui kesalahannya dan sesuai dengan prinsip toleransi nol yang dicanangkan, Paus Francis harus menjadi orang pertama yang menjadi contoh yang baik bagi para kardinal dan uskup yang menutup-nutupi pelanggaran McCarrick dan mengundurkan diri. bersama dengan mereka semua,” sambungnya.

Dia lalu kemudian mengatakan telah memberi tahu Paus Francis pada Juni 2013, tepat setelah dia terpilih menjadi paus oleh rekan-rekan kardinalnya, tentang tuduhan terhadap McCarrick.

Baca juga  Dinilai Eksistensinya Mirip Vatikan, Din Syamsuddin Bela Ide Khilafah HTI

Vigano, Duta Besar Vatikan di Washington dari 2011 hingga 2016, menambahkan, dia telah memberi tahu pejabat Vatikan pada awal 2006 bahwa McCarrick dicurigai menyalahgunakan seminaris dewasa ketika dia menjadi uskup di dua Keuskupan New Jersey antara 1981 dan 2001. Dia mengatakan tidak pernah menerima tanggapan atas memo yang dibuat tahun 2016 tersebut. (sn)

COMMENTS

DISQUS: