oleh

Shinzo Abe Janji Perbaiki Hubungan dengan Negeri Ginseng

TOKYO, SUARADEWAN.com – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Senin (22/6), berjanji meningkatkan hubungan dengan Korea Selatan setelah mengalami ketegangan akibat sejarah dan sengketa wilayah yang terjadi selama bertahun-tahun. “Saya berharap untuk bertemu Presiden Park Guen-Hye demi seluruh masyarakat di dua negara, dan untuk meningkatkan serta mengembangkan hubungan kami,” kata Abe di awal pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Ginseng, Yun Byung-Se.

Abe direncanakan untuk menghadiri upacara peringatan 50 tahun normalisasi ikatan diplomatik 1965 di Kedutaan Besar Korea Selatan di Tokyo pada Senin malam, sekaligus menandakan bahwa ketegangan antara dua negara mulai mereda. Presiden Park juga akan menghadiri upacara serupa di Seoul, ujar Suga.

banner 1280x640

Park Guen-Hye sebelumnya menyatakan tidak akan ada pertemuan dengan Shinzo Abe sampai Jepang memberikan kompensasi terhadap sistem perbudakan seks mereka pada masa perang, menyebabkan hampir 200 ribu “wanita penghibur”, yang sebagian besar dari Korea Selatan, dipaksa untuk menjadi budak tentara kekaisaran Jepang.

Pemerintah Jepang juga telah mengeluarkan permintaan maaf resmi pada 1993, yang tetap merupakan sebuah kebijakan resmi. Jepang dan Korea Selatan juga berselisih dalam kasus kepemilikan pulau Dokdo, yang berpenduduk sedikit dan berada di Laut Jepang (Laut Timur) serta di bawah kendali Seoul. Tokyo mengklaim pulau tersebut dengan nama Takeshima. (zz)

Komentar

Berita Lainnya