Bukti Serius Maju Pilkada Konkep, Abdul Halim “Ketuk” Pintu Partai Golkar

Bukti Serius Maju Pilkada Konkep, Abdul Halim “Ketuk” Pintu Partai Golkar

Inilah Sejumlah TPS Unik di Pilkada 2018, Dari Piala Dunia Hingga Horor
Bawaslu Gagas Gerakan Tolak Politik Uang, Politisasi SARA dan Ujaran Kebencian
Masuk Masa Tenang Kampanye, Polisi Himbau Jangan Ada Aksi

KONKEP, SUARADEWAN.com – Salah satu Calon Bupati Konawe Kepulauan, Abdul Halim, makin memantapkan langkahnya maju menjadi pemimpin puncak di Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara pilkada 2020.

Dikabarkan, pasca dirinya mendaftar di PDI Perjuangan, Abdul Halim ‘mengetuk’ pintu Partai Gokar dalam rangka keseriusannya mendapatkan ‘tiket’ maju bertarung di Pilkada Konawe Kepulauan (Konkep) tahun 2020 mendatang.

Sebelumnya, mantan Sekda Konkep ini telah mendeklarasikan diri bakal menggandeng Ketua DPD Partai Gerindra Konkep Untung Taslim sebagai calon wakilnya di laga perebutan kursi 01 Konkep.

Baca juga  Masuk Masa Tenang Kampanye, Polisi Himbau Jangan Ada Aksi

Diketahui, untuk bertarung di Pilkada Konkep lewat jalur partai, para kandidat diwajibkan mengantongi ‘tiket’ 4 kursi di DPRD. Sementara itu diketahui PDIP mempunyai 1 kursi dan Partai Gerindra juga satu kursi. Sedangkan Partai Golkar di Konkep memiliki 3 kursi.

Menurut Jamal Aslan selaku LO Abdul Halim, pada Selasa (8/10/2019) kemarin mantan Kepala Bappeda Konkep itu resmi didaftarkan di Partai Golkar yang dinahkodai Muhammad Farid.

“Kita juga sudah menyerahkan dokumen yang menjadi persyaratan dari Partai Golkar,” ujarnya.

Baca juga  Ancaman Konflik Di Tengah Pesta

Lanjut Jamal, untuk memuluskan langkah politiknya di perhelatan politik Konkep 2020 nanti Abdul Halim atau akrab dengan sapaan Halili bertagline Fajar Baru Wawonii itu sangat mengharapkan doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Bumi Wawonii.

“Atas nama Halili meminta doa serta dukungan kepada seluruh masyarakat Wawonii untuk memenangkan Pilkada 2020,” katanya.

Untuk diketahui, Abdul Halim juga telah berhasil mengantongi 5.000-an KTP dukungan untuk alternatif maju Pilkada melalui jalur independen. (aw/ps)