oleh

Serahkan Berkas Perbaikan Sengketa Di Hari Terakhir, Partai Hanura Siap Mediasi dengan KPU

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Partai Hanura telah menyerahkan berkas perbaikan permohonan sengketa kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI hari ini yang merupakan hari terakhir perbaikan. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Anggota Bawaslu Rahmat Bagja.

“Hanura sudah datang. Per jam 18.00 WIB,” ujar Bagja, kepada wartawan, Selasa (7/8).

Hal ini terkait dengan dikembalikannya berkas permohonan sengketa Partai Hanura oleh Bawaslu karena dinilai dokumen belum lengkap.

Pengajuan sengketa ini merupakan buntut dari keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang menyatakan hanya 9 dari 575 bakal calon legislatif DPR RI Hanura yang memenuhi syarat (MS). Sehingga, Partai yang diketuai oleh Oesman Sapta Odang tersebut memasukkan berkas sengketa ke Bawaslu RI pada Jumat, 3 Agustus 2018 lalu.

Baca juga  KPU Loloskan 435 Bacaleg DPR RI Partai Hanura, Sekjen: Semuanya Pejuang!

Bagja pun menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap berkas perbaikan tersebut. Nantinya jika berkas itu telah dianggap lengkap maka permohonan sengketa dapat diregistrasi dan diteruskan ke tahapan selanjutnya.

“Masih pemeriksaan berkas. Iya (jika sudah lengkap langsung bisa diregistrasi dan dijadwalkan untuk mediasi),” sebut Bagja.

Bagja mengatakan, untuk tahapan mediasi akan dilakukan paling lambat dua hari setelah permohonan sengketa diregistrasi. “Dua hari setelahnya,” kata Bagja.

Jika mediasi gagal, maka dapat dilanjutkan ke tahap sidang ajudikasi. Keseluruhan tahap itu akan diselesaikan paling lama 12 hari kalender.

Baca juga  Hanura: Partai Koalisi yang Tidak Sepakat Harus Menyingkir

Ditemui di Kantor KPU hari ini, Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar mengatakan, berkas perbaikan permohonan sengketa partai Hanura memang telah diserahkan ke Bawaslu hari ini.

Dia pun menyatakan partainya telah siap untuk menghadapi proses mediasi nantinya. Herry pun berharap, sengketa partainya dapat diselesaikan saat proses mediasi.

“Sekarang lagi proses. Lagi proses di sana (Bawaslu). Iya pasti (siap mediasi). Kami harap selesai mediasi. Pasti selesailah. Selesai kok nanti,” ujar Herry. (mer)

Komentar