oleh

Senator Senayan Dorong Dana Desa Segera Dicairkan Untuk BLT Terdampak Covid-19

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Dewan Perwakilan Daeran (DPD) RI mendukung langkah Presiden Jokowi menggunakan Dana Desa sebagai Bantuan Langsung Tunai (BLT) warga yang terdampak Covid-19.

Seperti diketahui, kebijakan diatas tertuang dalam Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid-19. Salah satu poin penjelasan di Perpres ini menyebut, “pengutamaan penggunaan dana desa dapat digunakan antara lain untuk bantuan langsung tunai kepada penduduk miskin di desa dan kegiatan penanganan pandemi Covid – 19 di desa”.

Karena itu, lewat siaran persnya, Ketua Komite I DPD Teras Narang mendesak Presiden Jokowi untuk memerintahkan kepada Menteri Desa PDTT, Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri agar segera melakukan percepatan penyaluran dan pencairan dana desa bagi desa – desa yang belum memperoleh dana desa tahap pertama sebesar 40 persen.

Baca juga  Antisipasi Covid-19, Fahri Rusli Ingatkan Satgas Untuk Segera Batasi Akses Keluar Masuk di Perbatasan Bone

“Selain itu pemerintah harus memastikan seluruh desa sudah menyusun rencana kerja dan anggaran terkait Covid-19 sesuai kluster yang terdiri dari sejumlah tahapan,” terang Teras Narang.

Pertama, lanjut Teras adalah tahap pencegahan, seperti sosialisasi protokol Covid–19. Kedua, tahap penanganan atau isolasi. Teras menilai, apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Desa Gunung Wuled, Kabupaten Purbalingga dapat menjadi pembelajaran bagi desa–desa lainnya, yaitu memberikan bantuan langsung kepada masyarakat.

Baca juga  Biar Betah Di Rumah, Situs Dewasa Pornhub Gratiskan Layanan Premium

Ketiga, tahap penindakan. Keempat, tahap pemulihan, yaitu berupa program kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) sebagaimana telah diatur dalam SE Mendes PDTT nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap covid 19 dan Penegasan PKTD.

“Pemulihan yang dimaksud adalah diperuntukan bagi warga desa yang kehilangan pendapatan termasuk pemudik yang kembali dari wilayah perantauannya,” tegas Teras. (KR)