Sejak 2003, 71 Kepala Daerah Jadi Tersangka KPK. Ini Daftarnya

Sejak 2003, 71 Kepala Daerah Jadi Tersangka KPK. Ini Daftarnya

10 Kepala Daerah Cantik Berprestasi, Pintar dan Memesona
Tak Mau Daerah Kacau, HMI Minta Konflik Kepala Daerah dengan Wakilnya Di Gorontalo Dihentikan
Bupati Cantik Ini Jadi Kepala Daerah Ke-7 Yang Terjerat KPK Selama 2017

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam beberapa waktu terakhir, memang getol menggelar operasi tangkap tangan di beberapa daerah, dengan menangkap sejumlah kepala daerah dan sejumlah pihak terkait kasus suap.

Terakhir, KPK menangkap tangan tangan Wali Kota Tegal, Siti Mashita; Bupati Batu Bara, OK Arya Zulkarnain dan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, yang belum lama ini ditangkap pada Sabtu, 16 September 2017.

Penangkapan Eddy Rumpoko ini menambah panjang daftar kepala daerah yang diciduk dan ditetapkan tersangka oleh KPK, sepanjang berdirinya lembaga antirasuah tersebut, atau sejak tahun 2003.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengaku prihatin dengan perilaku koruptif sejumlah kepala daerah tersebut. Kemendagri mencatat, lebih dari 70 kepala daerah pernah dan sedang tersangkut perkara di KPK.

Baca juga: Daftar Pasangan Suami Istri Kompak Korupsi Sejak 2012

Berdasarkan data dihimpun, berikut di antaranya kepala daerah tersebut, :

1. Abdullah Puteh (mantan) Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Puteh dijerat tindak pidana korupsi terkait dalam pengadaan pesawat Helikopter Mi-2 milik Pemerintah Provinsi NAD. Penetapan tersangkanya kali pertama diumumkan pada 29 Juni 2004.

2. Mayjen TNI (Purn) Suwarna Abdul Fatah, (mantan) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). Ia dijerat terkait kasus korupsi atas pelaksanaan Program Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit sejuta Hektar di Kalimantan Timur yang diikuti dengan Penerbitan Ijin Pemanfaatan Kayu Tahun 1999-2002. Ia ditahan oleh KPK pada 19 Juni 2006.

3. Abubakar Ahmad, (mantan) Bupati Dompu. Ia pernah dijerat KPK terkait pengeluaran atau penggunaan dana yang tidak sesuai dengan peruntukannya pada Dana Tak Tersangka APBD Kabupaten Dompu Tahun 2003-2005. Ahmad pertama kali disidik KPK pada 24 April 2006.

Baca juga  Eks Walikota Depok Jadi Tersangka Korupsi Pelebaran Jalan, Negara Dirugikan Rp 10 M

4. Sjachriel Darham, (mantan) Gubernur Kalimantan Selatan. Ia ditahan KPK pada 3 Januari 2007, bekaitan kasus penyalahgunaan atau penggunaan tidak sesuai dengan peruntukannya pada Anggaran Belanja Rutin Pos Kepala Daerah Kalimantan Selatan Tahun 2001-2004.

5. Saleh Djasit (mantan) Gubernur Riau. Ia diejrat kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran tahun 2003.?

6. Hendy Boedoro, (mantan) Bupati Kendal. Ia ditahan KPK pada 22 Desember 2006. Ia menjadi terdakwa atas kasus pembobolan kas daerah Kendal yang dilakukan pada masa jabatannya yang pertama, namun kasus ini baru terungkap pada masa jabatannya yang kedua.

Baca juga: 7 Pemimpin Perempuan Sulut Ini Tak Sekedar Cantik Tapi Juga Hebat

7. Syaukani HR, (mantan) Bupati Kutai Kartanegara. Almarhum pernah dijerat KPK terkait pelaksanaan proyek pembangunan Bandara Samarinda Kutai Kartanegara yang terjadi di pemerintahan Daerah Kutai Kartanegara Propinsi Kalimantan Timur, tahun 2003-2004

8. Baso Amiruddin Maula, mantan Walikota Makassar. Baso dijerat dugaan korupsi proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran merk Tohatsu tipe V-80-ASM di Pemerintah Kota Makassar APBD Tahun 2003-2004.

9. Abdillah, (mantan) Walikota Medan. Ia pernah dijerat terkait proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran merk MORITA di Pemerintah Kota Medan APBD Tahun 2005 dan korupsi penyalahgunaan APBDP Kota Medan 2002-2006.

10. Ramli, (mantan) Wakil Walikota Medan. Ia jerat KPK terkait proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran merk MORITA di Pemerintah Kota Medan APBD Tahun 2005.

11. Tengku Azmun Jaafar, (mantan) Bupati Pelalawan, dijerat penyidik KPK terkait penyalahgunaan perijinan atas penerbitan IUP HHK-HT/IPK tahun 2001-2006 di wilayah Kabupaten Pelalawan kepada sejumlah perusahaan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Baca juga  Terlalu Sibuk, Bupati Cantik Ini Menjanda Untuk Ketiga Kalinya

12. Agus Supriadi, (mantan) Bupati Garut. Ia dijerat KPK terkait penyimpangan penggunaan dana APBD Garut TA 2004-2007

13. Vonnie A Panambunan, (mantan) Bupati Minahasa Utara. Ia ditahan berkaitan dengan tindak pidana korupsi penyalahgunaan APBD.

Baca juga: Terlalu Sibuk, Bupati Cantik Ini Menjanda Untuk Ketiga Kalinya

14. Iskandar, (mantan) Bupati Lombok Barat, ditahan KPK terkait kasus ruislag tanah dan bangunan mantan kantor Bupati Lombok Barat pada tahun 2004.

15. Dany Setyawan, (mantan) Gubernur Jawa Barat. Dany dijerat KPK terkait pengadaan mobil pemadam kebakaran, mobil ambulan, stoom walls dan dump truck oleh Pemda Jawa Barat tahun 2003.

16. Jimmy Rimba Rogi, (mantan) Bupati Manado, yang ditahan KPK terkait penyalahgunaan APBD Pemerintah Kota Manado TA 2006.

17. Samsuri Aspar, (mantan) Wabup Kutai Kartanegara, yang dijerat KPK terkait kasus penyalahgunaan anggaran bantuan sosial Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2005.

18. Armen Desky, (mantan) Bupati Aceh Tenggara ini dijerat KPK berkaitan pengelolaan APBD Pemkab Aceh Tenggara TA 2004-2006.

19. Ismunarso, (mantan) Bupati Situbondo. Ia ditahan KPK pada 10 Desember 2008 terkait perkara penyalahgunaan APBD Kabupaten Situbondo TA 2005-2007. Penyidik KPK mengambil alih kasus ini dari kepolisian setempat.

20. Syahrial Oesman, (mantan) Gubernur Sumatera Selatan ini, dijerat penyidik KPK karena dianggap turut serta terhadap pemberian sejumlah dana kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan proses permohonan alih fungsi hutan lindung Pantai Air Telang Sumatera Selatan.

COMMENTS