oleh

Satu Suara, Seluruh Fraksi di DPRD Kota Balikpapan Dukung Raperda Perlindungan Anak

BALIKPAPAN, SUARADEWAN.com — DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menggelar rapat paripurna terkait dengan pembacaan tanggapan fraksi DPRD Balikpapan, mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perlindungan anak,  Jum’at (28/2).

Dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz dengan didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya. Seperti Sabaruddin Panrecalle dan Subari, paripurna tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Sayid M N Fadli.

banner 1280x904

Dalam penyampaiannya Thohari Aziz menyebut Raperda perubahan tentang penyelenggaraan perlindungan anak ini akan lebih terfokus pada pemerhatian anak yang berhadapan dengan hukum.

“Raperda ini mengatur hak anak. Penguatan penyelenggaraan perlindungan anak. Selain poin tersebut ada yang paling fundamental yakni peran orangtua untuk mengatur karakter anak-anak nantinya,” ujar Thohari Aziz, Jumat (28/2/20).

Sementara itu, diketahui Raperda ini merupakan implementasi daru UU nomor 23 tahun 2002 mengenai perlindungan anak.

Namun, seiring berkembangnya waktu perubahan Perda tersebut kiranya perlu dilakukan untuk dapat lebih menyesuaikan terhadap kondisi saat ini.

Baca juga  PKL Pasar Disebut Tidak Tertib, Komisi II DPRD Kota Balikpapan Sidak Lima Pasar

Sehingga melalui pertimbangan itu pemerintah Kota Balikpapan melakukan inisiatif untuk dapat menguatkan hak-hak perlindungan anak.

Terlebih saat ini, banyak anak menjadi korban kekerasan seksual. Sehingga penguatan terhadap perlindungan tersebut harus dilakukan.

Dalam pandangannya Danang Eko Susanto yang mewakili Fraksi Gerindra menyebut berdasar data di tahun 2018, terdapat 86 anak bersinggungan dengan tindak pidana.

Maka itu, Fraksinya pun menggaris bawahi untuk mendukung Raperda perubahan perlindungan anak utamanya dalam memberikan hak pendidikan dan pengajaran bagi anak yang sedang berhadapan dengan hukum.

Setiap anak juga berhak atas kelangsungan hidup, upaya ini dipandang sebagai kelanjutan perlindungan anak.

“Seiring ini kami juga mengusulkan, anak yang melakukan kegiatan sosial dan bergerombol melihat balapan liar, baiknya kita lakukan pendekatan perspektif dahulu,” terangnya.

Baca juga  Kaji Banding Penerapan Tarif Retribusi, DPRD Kota Palangkaraya Kunker ke DPRD Kota Balikpapan

Senada dalam hal dukungan, Fraksi PKS pun sangat mengapresiasi atas adanya Raperda perubahan kali ini.

Dengan diwakili Hasanudin dalam menyampaikan pandangan Fraksi, pihaknya juga memberikan dukungan penuh atas nilai lebih terhadap pendidikan.

Dimana dalam hal ini mengacu pada permasalahan yang sering terjadi di kota Balikpapan, dimana rata-rata anak yang berhadapan dengan hukum akan dikeluarkan dari sekolanya, dan kemudian tidak mendapatkan hak pendidikan.

“Karena itu kami sangat mendukung dan memberi perhatian khusus atas hal ini. Terutama untuk dalam sistem peradilan anak meskipun ia sedang berhadapan dengan hukum. Jadi ini akan sangat penting untuk mewujudkan kota balikpapan layak anak,” paparnya. (irf)

Komentar