oleh

Sandiaga Uno: Jakarta Milik Kita Bersama, Bukan Milik Orang Berduit

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengatakan bahwa Jakarta adalah milik kita bersama, bukan milik orang berduit.

Hal itu disampaikan oleh Sandiaga Uno saat mengomentari terkait warga Bukit Duri, Kawasan Bukit duri yang secara hukum menang tapi tetap digusur, Menurutnya menata itu tidak harus menggusur dan cari solusi yang lebih manusiawi.

banner 1280x904

“Doakan dan kawal terus, harus istiqomah. Jakarta milik kita bersama bukan milik orang berduit,” kata Sandiaga

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih itu bersama mantan Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, menghadiri diskusi pembangunan Jakarta di Jaya Suprana School of Performing Arts di Jakarta Utara, Kamis (3/8) malam. Acara Urun-Rembug Kelirumologi itu dengan tema “Prinsip Individualisme dan Kolektivisme Dalam Pembangunan Kota Yang Adil dan Beradab”.

Baca juga  Kartu Jakarta Jomblo (KJJ) Jadi Solusi Asmara dari Wagub DKI Baru

Sandiaga mengatakan kepada warga Bukit Duri dan Kampung Akuarium bahwa dia akan tetap bersama warga Jakarta.

“Kalian tidak sendiri, di sini banyak pengawal kali,” kata Sandiaga untuk warga korban penggusuran tersebut. Suasana tepuk tangan pun ramai terdengar.

Baca juga  Jalan Terjal Sandiaga Uno: PHK, Kebangkitan dan Kesederhanaan

Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono, juga dihadiri Para tokoh di antaranya Jaya Suprana, Sandyawan Sumardi, Adhie Masardi dan warga korban penggusuran dari Kampung Akuarium dan Bukit Duri.

Acara diramaikan pula oleh seniman dari warga Bukit Duri yang menyanyikan lagu “Bergeraklah Jakarta”. Sedangkan Adhie Masardi membawakan puisi yang berjudul “Negeri Para Bedebah”. (REP/ELH)

Komentar