Sandiaga Uno: Jakarta Milik Kita Bersama, Bukan Milik Orang Berduit

Sandiaga Uno: Jakarta Milik Kita Bersama, Bukan Milik Orang Berduit

JAKARTA, SUARADEWAN.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengatakan bahwa Jakarta adalah milik kita bersama, bukan milik orang berd

Jual Beli Jabatan di DKI Jakarta Marak Terjadi
Narasi Tak Bertuan; Ekspose Kemiskinan Jakarta
Fahira Idris: Keadilan Sosial Mulai Terasa di Jakarta

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengatakan bahwa Jakarta adalah milik kita bersama, bukan milik orang berduit.

Hal itu disampaikan oleh Sandiaga Uno saat mengomentari terkait warga Bukit Duri, Kawasan Bukit duri yang secara hukum menang tapi tetap digusur, Menurutnya menata itu tidak harus menggusur dan cari solusi yang lebih manusiawi.

“Doakan dan kawal terus, harus istiqomah. Jakarta milik kita bersama bukan milik orang berduit,” kata Sandiaga

Baca juga  Dinilai Hina Soeharto, Sandi: Jangan Perkeruh Suasana

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih itu bersama mantan Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, menghadiri diskusi pembangunan Jakarta di Jaya Suprana School of Performing Arts di Jakarta Utara, Kamis (3/8) malam. Acara Urun-Rembug Kelirumologi itu dengan tema “Prinsip Individualisme dan Kolektivisme Dalam Pembangunan Kota Yang Adil dan Beradab”.

Sandiaga mengatakan kepada warga Bukit Duri dan Kampung Akuarium bahwa dia akan tetap bersama warga Jakarta.

“Kalian tidak sendiri, di sini banyak pengawal kali,” kata Sandiaga untuk warga korban penggusuran tersebut. Suasana tepuk tangan pun ramai terdengar.

Baca juga  Tersangka Korupsi Alkes Seret Nama Sandiaga Uno

Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono, juga dihadiri Para tokoh di antaranya Jaya Suprana, Sandyawan Sumardi, Adhie Masardi dan warga korban penggusuran dari Kampung Akuarium dan Bukit Duri.

Acara diramaikan pula oleh seniman dari warga Bukit Duri yang menyanyikan lagu “Bergeraklah Jakarta”. Sedangkan Adhie Masardi membawakan puisi yang berjudul “Negeri Para Bedebah”. (REP/ELH)

COMMENTS

DISQUS: