oleh

Sambut Tahun Politik, Ketua DPW Partai Nasdem Banten Launching Buku ke-4

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Sambut tahun politik, Ketua DPW NasDem Provinsi Banten Wawan Iriawan launching buku keempatnya, yang berjudul “Cita Politik Nuraniku”, di Kantor Nasdem, Jalan Raya Pahlawan Seribu, kelurahan Ciater, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (16/4/2018).

Dalam sambutan launching bukunya, Wawan berharap, dengan adanya buku tersebut bisa menyebarkan pesan lebih luas kepada masyarakat agar lebih mengenal Politik, serta cita-cita pribadinya dalam membangun restorasi di Indonesia dan Provinsi Banten khususnya.

banner 1280x904

“Ini bagian dari penyebarluasan informasi, dan edukasi Politik, semoga buku ini menjadi bacaan Politik yang menyenangkan dan asik untuk masyarakat di Banten dalam berpolitik dan mengenal saya,” tuturnya.

Baca juga  Walikota Tangsel Hadiri Lepas Sambut Kepala Kantor Kemenag Tangsel

Sementara buku keempat Wawan Iriawan, kali ini lebih kepada mengenalkan sosok Wawan yang sederhana, lahir dan tumbuh besar di Provinsi Banten.

Politisi asal Batu Bantar, kabupaten Pandeglang ini, juga mengatakan, jika dirinya yang sukses menjadi profesional sebagai pengacara, semula mengaku tak banyak mengenal dunia politik. Hingga pada akhirnya mengenal politik dari pendiri partai NasDem Surya Paloh.

“Pak Surya Paloh adalah idola saya, dia sangat luar biasa. Karena saya sebagai profesional itu susah sekali memahami Politik, sampai akhirnya saya menerjunkan diri ke dunia Politik,” katanya.

Baca juga  Airin Ajak Anak Muda Kompak Bersama Bangun Tangsel

Ditempat yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, yang juga berkesempatan memberikan kata pengantar di buku tersebut mengaku, jika buku “Cita Politik Nuraniku” sangat inspiratif dan mengenalkan lebih dalam kepada sosok Wawan sebagai manusia biasa.

“Saya melihat Kakak Wawan Iriawan tampil tidak hanya sebagai Politisi, namun dilukiskan secara utuh sebagai Manusia. Meskipun pada akhirnya beliau harus yerjun ke dunia Politik sebagai seruan jiwa dan darah yang mengalir dari leluhurnya. Itulah suatu pengabdian kepada bangsa dan tanah airnya,” ungkapnya. (FN)

Komentar