Salah Prosedur, DPRD DKI Tolak Usulan Anggaran Nikah Massal

Salah Prosedur, DPRD DKI Tolak Usulan Anggaran Nikah Massal

JAKARTA, SUARADEWAN.com -- DPRD DKI mencoret usulan anggaran nikah massal di APBD-Perubahan 2018. Alasannya, anggaran yang diusulkan di APBD-Perubahan

DPRD DKI Minta Dugaan Malpraktik di Puskesmas Kalideres Diusut Tuntas
Abraham Lunggana Alias Lulung Siap Dukung Program Anies-Sandi
Ketua DPRD DKI Jakarta Dipolisikan Eks Pejabat Riau Kasus ‘Jual Beli Jabatan’

JAKARTA, SUARADEWAN.com — DPRD DKI mencoret usulan anggaran nikah massal di APBD-Perubahan 2018. Alasannya, anggaran yang diusulkan di APBD-Perubahan 2018 hanya penebalan atau penipisan anggaran, bukan pengusulan program baru.

Usulan itu diajukan oleh Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta yang mengusulkan anggaran Rp 556 juta. Angaran tersebut digunakan untuk bingkisan kepada pasangan yang ikut dalam nikah massal sebanyak 534 pasangan.

“Kita ingin masing-masing kelurahan mengirim dua pasangan. Nanti ada 534 pasang yang akan diberikan bingkisan,” kata Pelaksana harian Biro Dikmental Jafar Abdul Malik dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2018 di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).

Baca juga  Mau PAD Yang Berkah, DPRD DKI Dukung Anies Cabut Izin Tempat Hiburan

Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana yang memimpin rapat enggan menyetujui usulan tersebut. Menurutnya, usulan tersebut merupakan usulan baru yang tidak diusulkan dalam rencana kerja perangkat daerah (RKPD).

Baca juga  DPRD DKI Minta Rusun yang Bocor Segera Diperbaiki

“Kita setujui saja usulan ditolak,” ucap Triwisaksana.

Senada dengan Triwisaksana, Sekda DKI Saefullah, juga menyetujui dicoretnya usulan itu. Dia mengatakan kalau dipaksakan dimasukkan maka akan melanggar aturan.

“Salah kalau mereka mengajukan baru,” ujar Saefullah.

Rencananya, anggaran tersebut akan diusulkan pada APBD Murni 2019. Pemprov DKI ingin kembali menyelenggarakan nikah massal yang pernah dilakukan akhir tahun 2017 lalu. (de)

COMMENTS

DISQUS: