oleh

Saat Fahri Hamzah Sinis Lihat Jokowi-Ahok Kompak Tinjau Proyek MRT

JAKARTA,SUARADEWAN.com – Presiden Jokowi meninjau proyek pembangunan pembangunan Simpang Susun Semanggi dan proyek pembangunan stasiun bawah tanah mass rapid transit (MRT) yang sedang dalam tahap pengerjaan, pada Kamis (23/2/2017).

Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampangi oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeldjono.

banner 1285x856

Ketiganya terlihat kompak mengenakan pelindung kepala (Helm) warna putih dan rompi warna kuning.

Presiden beserta rombongan terlebih dahulu meninjau lokasi pembangunan Simpang Susun Semanggi yang terletak di depan Balai Sarbini. Kemudian, dilanjutkan ke Setiabudi, Jakarta Selatan, lokasi pembangunan stasiun bawah tanah mass rapid transit (MRT).

Namun saat hendak melanjutkan perjalanan ke Setiabudi, Ahok terlihat memasuki mobil Presiden setelah sebelumnya menunggu mobil dinas Gubernur DKI yang hendak dipakainya tidak kunjung datang.

Kejadian ini rupanya mendapat tanggapan sinis dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Fahri menyebut tindakan Presiden yang satu mobil dengan Ahok adalah tindakan yang  tidak etis.

Pasalnya, menurut Fahri status Ahok sekarang adalah tersangka dari kasus penistaan agama. Sehingga Presiden seharusnya tidak melakukan hal tersebut di depan publik.

 “Jadi rasa etika Jokowi hancur sebetulnya di situ. Itu disayangkan sekali harusnya Pak Jokowi punya etika yang benar. Orang sudah jadi terdakwa bicara sama Presiden, masuk mobil Presiden, dan Presiden seperti enggak melihat apa-apa,” imbuh Fahri, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (24/2/2017). (DD)

Komentar

Berita Lainnya