oleh

Rumah Karantina Desa Lantari di Bombana Ini Patut Jadi Contoh

BOMBANA, SUARADEWAN.com — Keseriusan Pemerintah Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana dalam menangani covid-19 patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi desa lain.

Pasalnya Pemerintah Desa Lantari telah menyiapkan rumah karantina desa lengkap dengan fasilitas penunjang seperti Kasur Springbed, Televisi dan kipas angin.

banner 1285x856

untuk diketahui bahwa kamar yang disiapkan dalam rumah karantina desa lantari berjumlah 5 Kamar Tidur dan 5 kamar mandi. 1 buah kamar mandi dalam dan 4 buah kamar mandi luar.

Rumah Karantina Desa Lantari, Kabupaten Bombana

Saat ditinjau oleh suara dewan, Ibu desa yang di akrab disapa ibu ovi ini mengungkapkan bahwa Inisiatif Rumah Karantina Desa ini sebagai wujud kepedulian kami sebagai satgas desa lantari. selasa, 5 Mei 2020.

Baca Juga:  Pelabuhan Senilai 6,5 Miliar di Bombana Roboh Sebelum Terpakai, Kompak: Usut Tuntas!

“Ini wujud kepedulian kami pada warga masyarakat desa lantari” ucapnya

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi jika sewaktu waktu terjadi pembengkakan kasus ODP, Kepala Desa Lantari juga telah berkoordinasi dengan beberapa kepala sekolah yang berada diwilayahnya untuk disiapkan menjadi tempat karantina desa.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan para kepala sekolah diwilayah saya untuk mengizinkan dan menyiapkan sekolah sebagai rumah karantina desa. Rumah saya juga ada beberapa tempat seperti kios yang sudah tidak terpakai, sudah kami siapkan sebagai tempat karantina.” lanjut ia sembari menunjukan lokasi rumah karantina di desanya.

Baca Juga:  Gabungan LSM di Bombana Gelar Unjuk Rasa Tuntut Kasus Hauling PT Jhonlin Dituntaskan
Rumah Karantina Desa Lantari, Kabupaten Bombana

Ibu Ovi berharap dengan adanya rumah karantina desa lantari jaya, desanya bisa sedini mungkin mengantisipasi adanya kasus covid-19.

“Kami berharap tidak ada warga desa kami yang terdampak pendemi covid-19 ini”.

Ia juga berharap kepada pemerintah kabupaten dapat bertindak tegas kepada orang-orang yang akan melintasi perbatasan gerbang.

“Saya berharap pemeritah kabupaten (pemkab) Bombana dan seluruh satgas untuk bersikap tegas, jangan ada diskriminasi. nanti timbul kecemburuan sosial, satgas desa yang menjadi sasaran” seraya menutup percakapan. (asb)

Komentar

Berita Lainnya