Rocky Gerung Sebut Umur Jokowi Tidak Akan Berlangsung Lama

Rocky Gerung Sebut Umur Jokowi Tidak Akan Berlangsung Lama

Berbalas ‘Fiksi-Dungu’ ala Akbar Faizal vs Rocky Gerung
Rocky Gerung: Ide Ternak Kalajengking Tidak Wajar, Diternak Presiden Saja
Kontroversi Fiksi, Rocky Gerung: Saya Mau Selamatkan Istilah Itu

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzily mengatakan pakar politik dan filsafat Rocky Gerung sudah menjadi bagian dari massa pendukung Paslon 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Pernyataan ini diucapkan Ace terkait reaksi ucapan Rocky Gerung yang menyebut Joko Widodo sedang kalah. “Dia sudah menjadi bagian dari pendukung 02. Jadi apa yang dikatakannya tidak pernah lepas dari kepentingan politik 02,” kata Ace Hasan Syadzily, Jakarta, Rabu (27/3).

Menurut Politisi Golkar ini Rocky Gerung sudah tidak memiliki obyektivitas dan independensi sebagai akademisi.  Rocky, lanjutnya, kerap memutar kata dan memainkan logika yang bertujuan menjatuhkan Jokowi.

Baca juga  Berbalas 'Fiksi-Dungu' ala Akbar Faizal vs Rocky Gerung

“Logika-logika yang dibangunnya kan hanya untuk menjustifikasi serangan untuk Pak Jokowi. Padahal apa yang disampaikannya  sesuatu yang biasa saja. Tak lebih untuk menyenangkan Prabowo-Sandi dan pendukungnya,” ucap Ace.

Sebelumnya, Rocky Gerung menyebut usia pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak akan lama berlangsung. Ia bahkan memprediksi, Jokowi bakal kalah dalam Pemilu 2019 akibat tindakan yang dilakukannya sendiri.

Tak hanya itu, Rocky mengkritisi kinerja KPU, Bawaslu hingga narasi yang dibangun oleh Timses Paslon 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Rocky menyoroti kinerja KPU dan Bawaslu yang tak kunjung selesai menyelesaikan permasalahan DPT sehingga menunjukkan adanya dugaan rekayasa.

Baca juga  Rocky Gerung: Ide Ternak Kalajengking Tidak Wajar, Diternak Presiden Saja

Selain itu, Rocky juga menyoroti adanya indikasi pengerahan ASN untuk mendukung pejawat. Terkait rentetan fenomena itu, Rocky pun menuding kubu pejawat tengah panik dan mengerahkan segala kemampuan untuk menang dalam pemilu.

“Ada yang sedang, bukan akan kalah, tapi sedang kalah, jadi kalahnya ongoing karena persoalan prosedur, yang sedang kalah akan berupaya cari selamat dengan cara yang paling busuk,” terang Rocky Gerung.

COMMENTS