oleh

Rizieq Ungkap Sejumlah Ucapan Ahok Yang Menodai Agama

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab dalam kapasitasnya sebagai ahli agama pada persidangan dugaan penodaan agama, mengungkapkan  ada beberapa kalimat dari  Basuki Thahaja Purnama atau Ahok yang dianggap menodai agama, Selasa (28/2/2017).

Adapun  kalimat-kalimat dari Ahok yang dinilai menodai agama Islam:

banner 728x419

Pertama, kalimat “Jangan percaya sama orang”. Menurutnya Rizieq, siapa pun yang mengatakan kalimat tersebut, berarti sama halnya mengajak masyarakat untuk tidak percaya kepada orang yang menggunakan surat Al-Maidah 51 sebagai ajuan dalam memilih pemimpin. Dalam hal ini larangan memilih pemimpin dari Yahudi dan Nasrani.

Baca Juga:  Meski di Arab, Rizieq Shihab Tetap Mengontrol Umatnya di Indonesia

Kedua,  “Enggak pilih saya”.Menurutnya, kalimat ini dipakai Ahok untuk mempertegas posisinya (Ahok) sebagai salah satu kandidat dalam Pilkada DKI.

Ketiga, “Dibohongi Al-Maidah 51″.”Siapa yang dibohongi? Tentu maksudnya adalah umat Islam yang hadir mendengarkan tersangka. Kedua, dibohongi Al-Maidah 51 dijadikan sebagai alat kebohongan dan sumber kebohongan,” kata Rizieq.

Keempat, “Siapa bohongi”. Rizieq mengatakan, dalam pidato, Ahok tak sebut siapa yang membohongi. “Siapa orang dimaksud? Siapa pun yang gunakan Al-Maidah 51 yang melarang umat Islam agar tak menjadi umat Nasrani dan Yahudi sebagai pemimpin,” kata Rizieq.

Baca Juga:  Balada Cinta Rizieq-Firza Bersemi di Megamendung Bogor?

Kelima, “Macam-macam itu”.Menurut Rizieq, kalimat ini ditujukan untuk penyampai Al Quran. Dia menganggap sebagai pelecehan.

Keenam, “Takut masuk neraka”.Rizieq menganggap bahwa kalimat itu terkait pilkada.

Ketujuh, “Dibodohin”.Rizieq menyebut, meski hal tersebut disampaikan Ahok di Kepulauan Seribu. Tapi yang dibodohi bukan hanya umat islam di Kep.Seribu namun umat Islam secara keseluruhan. “ Sudah dibohongi, sekarang dibodohi. Ini makin mempertegas penodaan agama,” pungkasnya. (DD)

Komentar

Berita Lainnya