oleh

Resmi Daftarkan Uji Materi Perppu Ormas, HTI: Semuanya Bertentangan UUD 1945

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Hizbut Tahrir Indonesia resmi mendaftarkan permohonan pengujian (uji materi) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Selaku kuasa hukum HTI, Yusril Ihza Mahendra mengklaim bahwa materi Perppu Ormas yang disebelumnya diterbitkan pemerintah tersebut merupakan materi yang kesemuanya bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam kontitusi negara UUD 1945.

banner 728x419

“Kami anggap seluruhnya bertentangan dengan UUD 1945,” ujar Yusril di gedung MK Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Baca Juga:  Kini, Calon Kepala Desa Tidak Harus Lagi Dari Daerah Setempat

Adapun alasan pengajuan uji materi Perppu Ormas ini ke MK, lanjut Yusril, pihaknya (HTI) berupaya akan menguji beberapa pasal yang dinilai bertentangan dengan UUD 1945 tersebut.

“HTI selaku pemohon, meminta kepada MK untuk membatalkan seluruh Perppu Nomor 2 Tahun 2017, atau setidaknya beberapa pasal yang terdapat di dalamnya yang bertentangan dengan UUD 1945,” tandasnya.

Baca Juga:  Kenapa Yusril Tak Dukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019? Ini Penjelasannya

Beberapa yang dianggap bertentangan tersebut, terutama terkait dengan pembubaran ormas yang menganut atau menyebarkan paham yang bertentangan dengan ideologi negara Pancasila.

“Menurut hemat kami, kemungkinan bisa digunakan sewenang-wenang oleh penguasa,” tambahnya.

Sebelumnya, HTI sudah mendaftarkan uji materi ini ke MK. Kini, HTI hanya tinggal menunggu panggilan dari MK terkait jadwal persidangan perdananya. (MS)

Komentar

Berita Lainnya