oleh

Rencana Kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Awal bulan depan, tepatnya 1 Maret 2017, Indonesia akan kedatangan tamu kenegaraan, yakni Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud. Ia akan datang beserta rombongannya untuk melakukan diskusi kenegaraan dengan Presiden RI Joko Widodo beserta jajaran menteri di kabinetnya.

Dalam kunjungan kenegaraan ini, Raja Salman sekaligus akan berlibur ke Pulau Dewata Bali. Dijadwalkan bahwa ia akan berada di Indonesia selama 9 hari, dari tanggal 1 – 9 Maret 2017.

“Dari tanggal 1 sampai 4 Maret 2017 itu kami terima sebagai tamu negara. Berikutnya, yang di Bali, ya itu perjalanan keluar ya, privat,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kamis (24/2/2017)

Menurut Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Agung, kunjungan Raja Salman ke Indonesia ini bertujuan untuk membahas beberapa topik penting antar dua negara. Di antaranya adalah diskusi soal penambahan kuota Jemaah haji, peningkatan wisatawan Timur Tengah ke Indonesia, serta perlindungan warga negara Indonesia yang bermukin di Arab Saudi.

“Selain itu, sejumlah kerja sama juga akan dibahas, seperti investasi Arab Saudi melalui perusahaan tambang negara Saudi, Aramco, sebesar 6 miliar dolar AS,” terang Pramono.

Melalui kerja sama ini, lanjut Pramono, diharapkan bahwa investasi Kerajaan Arab secara keseluruhan mencapai 25 miliar dolar AS.

Kerja sama lainnya juga akan dibicarakan perihal penanggulangan terorisme dan radikalisme, termasuk pemberian santunan bagi anggota Densus 88 Antiteror yang gugur dalam melaksanakan tugas.

“Jadi anggota Densus yang meninggal dunia, orang tuanya akan dihadiahkan umrah oleh Kerajaan Arab Saudi,” lanjut Pramono.

Terkait dengan upaya pengamanan atas kunjungan rombongan Raja Salman ini, pihak Polri berencana akan menggelar pertemuan dalam waktu dekat ini.

“Itu baru mau dibahas. Nanti itu kan dikumpulkan di Setneg (Sekretariat Negara) dulu untuk bagaimana rencana pengamanannya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karospenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto.

Menurut Rikwanto, personel Polri akan berada di ring 3 untuk pengamanan para tamu negara. Sedang di ring 1 dan ring 2 menjadi bagian Paspampres.

“Biasanya untuk pengamanan rangkaian iring-iringan tamu negara, voorijder kami mengawal di depan dan belakang. Sedangkan di penginapan, di ring 3-nya,” tambah Rikwanto.

Seperti diketahui, kunjungan Raja Saudi akan terjadi setelah kunjungan sebelumnya oleh Raja Faizal 46 tahun lalu. Adapun rombongan yang akan dibawa, berjumlah sekitar 1.500 orang, 10 menteri dan 25 pangeran. Mereka akan diangkut dengan tujuh pesawat berkarakter wide body yang terdiri dari 6 pesawat Boeing dan 1 pesawat Hercules.

Adapun rencana kunjungannya ke Bali setelah melakukan pertemuan kenegaraan dengan pemerintah Indonesia, rombongan akan menginap di wilayah Nusa Dua dan sekitarnya.

“Saya sudah mendengar kabar ini. Tetapi kepastiannya seperti apa dan di mana mereka menginap. Saya belum mendapatkan kabarnya. Kalau bertemu Menteri Pariwisata, nanti akan saya tanyakan,” kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. (ms)

Komentar