Reforma Agraria Eks HGU PT. TenjojayaKantor Kementerian RAT/BPN

Reforma Agraria Eks HGU PT. Tenjojaya

Presiden Punya Target Besar, Menteri Yang Tidak Mampu Akan Dicopot
Euis F. Fatayaty: Pak Amien Rais itu Punya Data dan Fakta, Bukan Asbun!!
Disinyalir BPN Sarang Mafia Tanah, Mahasiswa Ancam Demo BPN RI

SUKABUMI, SUARADEWAN.com – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (DPN LP3 NKRI) telah menyampaikan surat permohonan kepada Kementerian Reforma Agraria Tanah/ Badan Pertanahan Nasional (RAT/BPN), terkait eks HGU PT. Tenjojaya.

“Sudah kita sampaikan minggu lalu, dan alhamdulillah permohonan tersebut mendapat respon positif,” ungkap Waket Int. DPN LP3 NKRI, Nurchalis Patty, Selasa (23/7/2019).

Baca juga  Mudahkan Urusan Pertanahan, Kota Tangsel Luncurkan Aplikasi SERATON

Ia menjelaskan bahwa Kementerian ATR/BPN melalui Direktur Jenderal Penataan Agraria akan melakukan penelitian dan melaporkan hasil disertai dengan saran dan tanggapan terkait hak hak warga.

“Kita sangat mengapresiasi respon positif Kementerian ATR/BPN dalam mendorong percepatan untuk memastikan hak-hak warga untuk memiliki tanah tersebut,” ujar Nurchalis.

Lebih lanjut Nurchalis memaparkan dasar pengajuan reforma agraria tanah Eks HGU seluas 299,43 hektar ini antar lain Perpres tentang Reforma Agraria, Surat dari Pengadilan Negeri Bandung, Surat dari Mahkmah Agung, Nota Dinas Pemda Kabupaten Sukabumi oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, dan aspirasi perwakilan warga Desa Tenjojaya.

Baca juga  Jokowi Serahkan Puluhan Ribu Sertifikat Tanah Untuk Warga se-Tangerang Raya

“Insya Allah dalam waktu dekat warga Tenjojaya memperoleh hak-hak tanah di lahan eks HGU,” optimis Nurchalis. (aw)