oleh

Ramdani Murdiana, Komisaris Termuda di Perusahaan Saffron dan Travel dengan Sistem Working from Home sejak Awal Berdiri

banner-300x250

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Jika Anda perhatikan secara teliti, tidak sedikit pengusaha yang gagal dan menyerah dengan cepat pada bisnis yang sedang dijalankannya. Mungkin apabila Anda juga adalah seorang pebisnis, pernah juga merasakan rasa ingin menyerah dan mengaku kalah pada keadaan. Wajar jika Anda berpikir seperti itu, karena kenyataannya menjadi seorang entrepreneur tidak semudah yang dikatakan motivator.

Pola pikir atau Mindset merupakan salah satu aspek untuk mengukur kekuatan seorang entrepreneur dalam memegang kendali bisnis yang dijalankan. Sebagai seorang entrepeneur, mereka memiliki kewajiban untuk mengembangkan mindset agar bisnis yang sedang dijalankannya bisa bertahan dan bersaing di dunia global seperti saat ini.

Mindset yang sudah diatur dari sekarang akan membantu Anda menuju kesuksesan. Banyak orang terlalu banyak mempertimbangkan alasan ketika membangun bisnis hingga akhirnya bisnisnya hanya sebuah gagasan yang tidak dilakukan”. Begitu yang disampaikan oleh Ramdani Murdiana (25) pemuda asal Kota Sukabumi yang sedang menempuh pendidikan Magister Bisnis di Ibn Haldun University, Istanbul-Turki.

Disamping berkuliah, saat ini Ramdani menjabat sebagai Komisaris Termuda di CV Komersial Bisnis Manajemen (Shamim Saffron Indonesia) di bidang perusahaan rempah-rempah peningkat sistem imun tubuh yang kini sedang cukup viral di Indonesia dengan brand produk “Shamim Saffron” dan juga menjabat sebagai komisaris di PT Global Premium Wisata (VIP Premium Tour) yang merupakan agen perjalanan tur spesialis Turki dan sedang membuka open trip untuk Festival Tulip dan Trip Ramadhan pada bulan april tahun 2020 di Turki. Saat ini perusahaannya sudah memiliki kantor di Jakarta (Indonesia) & Istanbul (Turki). Perusahaan safronnya telah memiliki distributor & reseller aktif di 20 Provinsi di Indonesia dan juga di beberapa kota di Turki.

Baca juga  Dirut Bank Mandiri Yakin Rupiah Lekas Stabil

Ramdani saat ini yang saat ini menjadi komisaris termuda di sebuah perusahaan, telah bekerja 100 persen dari jarak jauh atau istilah kerennya saat ini “Working from Home” selama lebih dari satu tahun. Saat ini para entrepreneur menghadapi tantangan yang cukup unik, tidak hanya karena memiliki kepribadian yang berbeda, tetapi juga karena berbagai gaya hidup dan jenis pekerjaan yang dilakukan.

Namun, masalah inti yang dihadapi dengan working from home adalah sama.  Setiap orang yang bekerja dari jarak jauh harus mencari tahu kapan harus bekerja, di mana harus bekerja, dan bagaimana membuat batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ramdani mengatakan untuk sukses dengan working from home para pekerja harus menentukan perencanaan yang jelas, peralatan yang dibutuhkan, pengembangan karier, peluang pelatihan, membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja dan tidak kalah penting adalah tetap fokus.

Almarhum Bob Sadino pernah berkata “Bisnis yang baik adalah bisnis yang dikerjakan, bukan ditanyakan terus”. Keterlambatan mengeksekusi sebuah bisnis, sama dengan membuka peluang usaha bagi orang lain. Dalam bisnis yang dijalankannya, Ramdani selalu melakukan inovasi agar skala bisnis yang dijalankan selalu berkembang naik. Ia menyampakan ketika kita terasa buntu dan bosan untuk melakukan inovasi, berarti sudah saatnya untuk mencari inspirasi dengan cara lain. Jangan hanya duduk dan memikirkannya, cobalah sesekali lakukan liburan, berdiskusi dengan entrepreneur lain, membaca artikel atau menonton hal yang menginspirasi.

Baca juga  PT Global Premium Wisata (VIP Premium Tour) Agen Perjalanan yang Buka OPEN TRIP Festival Tulip Turki 2020

Pemilik akun instagram @walikutay (Ramdani Murdiana) ini membagikan tips-nya dalam menjalani hari produktif yang terbagi dalam 3 bagian, yaitu dengan menerapkan 8 jam untuk Istirahat, 8 jam untuk aktivitas dasar sehari-hari (belajar, ibadah, makan & lain sebagainya) dan 8 jam untuk perubahan nasib seperti yang iya terapkan hingga saat ini. Perubahan nasib yang dimaksud berkaitan dengan produktivitas yang dilakukan selama 8 jam dalam sehari atau sering disebut Ramdani sebagai 8 jam magic.

“Percaya atau tidak 1/3 kesuksesan Anda bisa jadi ditentukan dari 8 Jam magic yang Anda jalani. Gunakan waktu minimal 8 jam per hari dengan melakukan hal-hal produktif, karena itu bisa menjadi salah satu faktor perubahan nasib Anda di masa depan” kata pemilik akun instagram @walikutay tersebut.

Sejak tingkat sekolah dasar hingga sekarang jiwa produktifnya sering terlatih dengan modal semangat untuk selalu belajar dan tidak pantang menyerah. Walaupun dirinya terlahir dari keluarga yang bisa dikategorikan kurang mampu, hal tersebut bukan sebuah alasan untuk menghalangi kesuksesannya. Karena Ramdani percaya, kesuksesan tidak ditentukan dari mana kita berasal, namun dari apa yang kita lakukan. Tidak ada kata terlambat untuk sukses, Harland David Sanders yang merupakan seorang pendiri Kentucky Fried Chicken (KFC) pun baru sukses pada usia 65 tahun.

Dan saat ini, KFC telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam sistem masakan siap saji di dunia. Jangan tunggu perubahan yang datang kepada Anda, namun lakukan perubahan dari sekarang. Karena perubahan adalah diri Anda sendiri dan raih kesuksesan Anda sekarang.

Komentar