Ramai-Ramai Menolak Setnov Membaca Teks Pancasila di Upacara HUT RI 72

Ramai-Ramai Menolak Setnov Membaca Teks Pancasila di Upacara HUT RI 72

JAKARTA, SUARADEWAN.com - "Sebagai tersangka dalam kasus e-KTP, Ketua DPR RI Setya Novanto mestinya tak layak membaca teks Pancasila di upacara kenega

Tolak Keberatan DPR Soal Pencekalan Setnov, Istana: Presiden Tidak Bisa Ikut Campur
Divonis Membayar Uang Pengganti, Setnov Terancam Bangkrut
Politikus Hanura Miryam S Haryani Jadi Buronan KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com – “Sebagai tersangka dalam kasus e-KTP, Ketua DPR RI Setya Novanto mestinya tak layak membaca teks Pancasila di upacara kenegaraan peringatan hari kemerdekaan ke-72 RI.”

Setidaknya teks diatas sedang mewakili penolakan para nitizen yang tengah ramai di sosial media belakangan ini. Bahkan salah satu dewan pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyo merasakan sedih dan memprihatinkan, jika seorang tersangka saja berani membaca teks pancasila tersebut.

Baca juga  KPK Terus Memburu Para Penerima Suap E-KTP

“Itu berarti pemerintah makin nyata tidak peka dengan etika moral bangsa yang sering ditunjukkan selama ini sungguh di luar akal sehat,” terangnya, Ahad, (6/8).

Setidaknya, lanjut Anton, Setnov yang sudah berstatus tersangka sudah dicabut sebagaian haknya. “Bahkan beberapa haknya relah dicabut dan ditambah pengekangan akan haknya seperti pencegahan dan pencekalan dalam berbagai hal dan lain-lain,” ujarnya.

Baca juga  Mekeng Bantah Terlibat Dalam Proyek E-KTP

Teks pancasila adalah bacaan yang sakral, jika Setnov yang notabene sudah berstatus tersangka hanya akan menghilangkan makna dan sakralitas pancasila jika memang sampai dia yang membacanya. (aw/re)

COMMENTS

DISQUS: