oleh

PT. Jhonlin Tak Hadir RDP di DPRD Sultra, Aliansi Sipil Pro Demokrasi Bombana Kecewa

KENDARI, SUARADEWAN.com — Agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama PT. Jhonlin dan Dinas terkait terpaksa di diundur karena tidak dihadiri pihak PT. Jhonlin.

Agenda RDP ini nantinya akan membahas soal pengunaan Jalan Nasional dan Kabupaten yang di lalui oleh kendaraan PT. Jhonlin yang di adukan oleh Aliansi Sipil Pro Demokrasi Bombana beberapa hari yang lalu di Gedung DPRD Sultra.

banner 1280x904

Menanggapi hal itu, Kordinator Aliansi Sipil Pro Demokrasi Bombana Muh. Arham mengatakan sangat menyayangkan pihak PT. Jhonlin yang tidak hadir di agenda RDP tersebut.

Baca juga  KOMPAK: Polisikan Kontraktor Pelabuhan Paria Desa Mattirowalie

“Intinya kami dari Aliansi Sipil Pro Demokrasi Bombana kecewa dengan tidak hadirnya PT. Jhonlin Batu Mandiri,” ujar Arham kepada suaradewan.com usai menghadiri undangan RDP di Gudung DPRD Sultra, selasa (07/07/2020).

Agenda RDP DPRD Sultra dengan pihak PT. Jhonlin ditunda, (7/7)

Harusnya lanjut arham, pihak PT. Jhonlin menghargai undangan Komisi III DPRD Sultra, yang diagendakan hari ini bersama Instansi terkait.

“Kami saja, dengan keterbatasan transportasi tetap hadir, sementara mereka yang tidak mungkin terkendala dengan armada transportasi justru tidak hadir, tentu kami sangat kecewa,” ucap mantan ketua IKAMI Ciputat itu

Olehnya itu ia mengharapkan di agenda RDP berikitnya pihak PT. Jhonlin bisa hadir untuk memberikan jawaban atas pengunaan jalan Nasional hingga jalan Kabupaten yang dilalui.

Baca juga  Aliansi Masyarakat Bombana Gelar Aksi Tuntut PT Jhonlin Ditertibkan

“Kami berharap pada jadwal RDP berikutnya, PT. Jhonlin bisa hadir agar semua kerisauan yang ada di lapangan dapat di selesaikan,” harapnya.

Ketua Komisi III DPRD Sultra Suwandi Andi masih memaklumi atas tidak hadirnya pihak PT. Jhonlin dan akan menjadwalkan RDP ulang.

“Kita maklumi dulu, keyakinan saya mungkin ini dadakan karena baru senin kemarin kita undang, kalo dua kali tidak datang, itu ada mekanismenya,” Jelasnya. (Laporan: Ismail F Makka)

Komentar