oleh

Polres Kota Banjarmasin Bubarkan Kegiatan HTI

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kegiatan Masirah Panji Rasulullah dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang digelar di di Taman Bekantan, Kota Banjarmasin, Minggu (16/4/17), dibubarkan oleh pihak kepolisian.

Pembubaran kegiatan tabligh akbar yang mengusung tema Khilafah Kewajiban Syar’i itu atas pertimbangan keamanan. Pasalnya, sebagian elemen masyarakat menolak tabligh akbar HTI.

banner 1280x904

Selain itu, pihak kepolisian juga belum menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) sebagai izin menggelar tabligh akbar.

“Pemberitahuan memang ada, tapi kami belum keluarkan izinnya. Apalagi ini kan hari Minggu, ada car free day untuk kegiatan umum masyarakat. Kami juga melarang konvoi,” terang Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Komisaris Besar Anjar Wicaksana.

Rencananya, kegiatan Masirah Panji Rasulullah tersebut akan dihadiri 5.000 massa HTI se-Kalimantan. Namun kepolisian menolak agenda HTI digelar di pusat keramaian publik seperti Taman Bekantan.

Sebelumnya, rangakaian kegiatan HTI juga mendaapat penolakan dari di berbagai daerah, seperti kasus di Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sulawesi dan beberapa tempat lainnya. Alasan penolakannya karena menilai kegiatan HTI yang menginginkan penerapan sistem Khilafah di Indonesia  bertentangan dengan nilai-nilai persatuan dalam falsafaah bangsa Indonesia, Pancasila. (DD)

Komentar