oleh

Politikus PDI-P: Benarkah Aturan Otomatis 2 Tahun Sekali KPK Naik Gaji?

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan mempertanyakan sistem penggajian dan kenaikan pangkat di KPK. Dia membandingkannya dengan DPR yang disebutnya tidak pernah naik gaji.

“Apa benar ini aturan otomatis 2 tahun sekali di KPK itu harus naik gaji? Harus naik pangkat?” tanya Arteria pada pimpinan KPK dalam rapat dengar pendapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Dia pun meminta KPK mengkaji ulang dan mengevaluasi aturan itu apabila benar. Arteria kemudian membandingkannya dengan DPR.

“DPR, Ibu Basaria, nggak pernah naik gaji,” ucap Arteria.

“Begitu naik gaji dikit, wah rakyat teriak-teriak. Katanya DPR sudah senang, padahal tugasnya DPR 514 kabupaten kota yang kita awasi, bagaimana budgeting yang kita harus selami. Nanti kalau budgeting-nya nggak diselami, dibilang DPR umbar-umbar anggaran,” imbuh Arteria.

Baca juga  Rapat Kerja KPK dan Komisi III Berlangsung Tegang

Pimpinan KPK masih mendengarkan berbagai pertanyaan dari anggota Komisi III DPR itu. Rapat pun masih berlangsung hingga nantinya hal itu turut dijelaskan KPK.

“Nah ini kami juga mohon ini dicari apa rasiologisnya, kenapa dua tahun itu harus naik gaji? Apa alasannya? Ini spirit Pak Jokowi, kita harus peka,” ucap Arteria.

Apa kata KPK?

“Seperti setiap 2 tahun naik grade, memang naik grade implikasinya naik gaji. Itu kami juga sudah melakukan perbaikan. Beberapa minggu yang lalu kita keluarkan yang namanya penilaian kerja 360 derajat,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo.

Agus menjelaskan perihal penilaian kerja 360 derajat. Seorang pegawai, kata Agus, akan dinilai mulai dari bos hingga bawahannya. Sistem ini diklaim Agus akan efektif untuk menyeleksi pegawai yang akan dinaikkan pangkat dan gaji.

Baca juga  Anggota Komisi III Pertanyakan Kasus Pakar IT Hermansyah Ke Jaksa Agung

“Itu memungkinkan tidak selalu naik grade tidak selalu harus dua tahun. Kalau performanya kurang, bisa 4 tahun tapi kalau bagus satu tahun pun bisa naik. Mudah-mudahan itu nanti berlaku. Sudah bulan lalu kita resmikan,” ucap Agus.

Agus menyebut hanya pegawai KPK saja yang mengalami kenaikan gaji. Untuk dia dan 4 komisioner lain, itu tak berlaku.

“Kalau kenaikan gaji tidak berlaku bagi pimpinan. Dari mulai menjabat tidak ada kenaikan gaji. Supaya tidak semuanya menikmati kemewahan seperti itu. Hal-hal seperti ini kami lakukan perbaikan,” tutur Agus.  (de)