oleh

PKB Akhirnya Tinggalkan Agus Yudhoyono demi Konsistensi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Dalam deklarasi dukungan untuk pasangan calon Pilkada DKI Jakarta, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Selatan bermetamorfosis menjadi relawan Jakarta Bangkit. Yang tadinya menyokong paslon 1 Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni, kini berbelot ke paslon 3 Anies Baswedan – Sandiaga Uno.

Menurut Ketua Pengurus Cabang PKB Ahmad Hazaifi, sejak awal PKB Jaksel telah menjalin hubungan harmonis dengan Sandiaga Uno ketika masih menjadi bakal calon gubernur. Itu sebabnya dukungan mereka bukan dinilai sebagai bentuk pembelotan terhadap kesepakatan yang telah diputuskan oleh struktur di atasnya, melainkan sebuah konsistensi yang bagi mereka wajib untuk dilanjutkan.

banner 728x419

“Ini adalah bentuk konsistensi kami terhadap kesepakatan yang telah lama dijalin untuk mendukung Sandiaga Uno,” tutur Ahmad Hazaifi di Resto Raden Bahari Buncir, Jakarta Selatan, Rabu (8/2/2017).

Baca Juga:  Ini Pengaruh Keluarga Cendana di Pilgub DKI

Meski akan dianggap berseberangan dengan keputusan di tingkat pusat, mereka tetap mendeklrasikan diri sebagai relawan Jakarta Bangkit. Dedi Sulaeman, salah satu fungsionarisnya, ditunjuk sebagai koordinator relawan pendukung Anies-Sandi ini.

“Relawan Jakarta Bangkit akan berafiliasi dan memberikan dukungannya, serta akan berjuang memenangkan pasangan calon nomor 3,” ujar Dedi.

Baca Juga:  Kata Anies ke Sandi di Balai Kota: Kita Bukan Tamu Bro, Kita Karyawan

Sebagaimana juga yang dijelaskan oleh Fachrurazi dalam siaran tertulisnya pada Kamis (9/2/2017), dukungan terhadap paslon 3 Anies-Sandi ini karena yang bersangkutan dianggap dekat dengan ulama. Tidak ada alasan lain yang dikemukakan kenapa PKB Jakarta Selatan harus berpindah dukungan, lebih tepatnya, berseberangan dengan pimpinan pusat.

“Paslon nomor 3 adalah paslon paling dekat dengan ulama. Insya Allah keputusan ini berkah,” tandasnya. (ms)

Komentar

Berita Lainnya