oleh

Pilkada Paling Heboh; Pilgub DKI Jakarta

Jakarta,suaradewan.com – Pelaksanaan pemilihan Gubernur DKI Jakarta untuk periode kepemimpinan 2017-2022 tinggal menghitung hari lagi. Ketiga pasang calon Gubernur Ibukota negara ini saling bersaing untuk merebut simpati dan dukungan warga DKI Jakarta baik secara moral, material, maupun suara saat pencoblosan 15 Februari nanti.

Sebagaimana diketahui, pemilihan kepala daerah pada 15 Januari nanti merupakan pilkada serentak seluruh Indonesia gelombang kedua dari tujuh gelombang yang ditetapkan hingga 2027 oleh KPU RI.

banner 1285x856

Pada gelombang kedua ini, daerah yang akan melangsungkan pilkada terdiri atas 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Ketujuh provinsi tersebut yaitu Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Dari ketujuh Provinsi tersebut, yang paling mencolok dinamika politiknya adalah pilkada atau pemilihan gubernur DKI Jakarta. Bahkan ada yang beranggapan bahwa Pilgub DKI Jakarta rasanya seperti mau memilih Presiden Indonesia.

Banyak analisis yang berkembang terkait hal tersebut, yang mempertanyakan kenapa dan ada apa dibalik keramaian pilkada DKI Jakarta? Dan diantara faktor pendukung analisis tersebut adalah karena ada dugaan keterlibatan orang-orang besar di balik pasangan calon Gubernur DKI Jakarta.

Sebagaimana diketahui, pasangan nomor urut satu Agus H. Yudhoyono – Sylviana Murni mendapatkan dukungan penuh dari ketua umum Partai Demokrat yang sekaligus mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY selain sebagai mantan Presiden RI dan Ketua Umum Partai pendukung pasangan calon nomor urut satu, ia juga merupakan Ayah kandung dari Agus.

Kemudian, pasangan nomor urut dua Basuki T. Purnama (Ahok) – Djarot S. Hidayat juga mendapatkan dukungan penuh dari mantan Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri yang juga sekaligus ketua umum partai pendukung dan pengusung Jokowi pada Pemilihan Presiden lalu, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Karena hal inilah sebagian pihak ada yang menduga-duga bahwa Presiden Jokowi ikut ambil bagian dalam meramaikan dinamika politik di DKI Jakarta.

Kemudian pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan – Sandiaga Uno. Anies merupakan mantan menteri pendidikan era Jokowi, mantan rektor Universitas Paramadina dan penggagas program Indonesia Mengajar. Sedangkan Sandiaga Uno merupakan pengusaha besar dengan kapital yang melimpah. Bahkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) Cagub-Cawagub DKI, tercatat Sandiaga adalah cawagub yang harta kekayaannya paling besar diantara cagub dan cawagub lain.

Next

Next

Komentar

Berita Lainnya