oleh

Pilkada di Tengah Pandemi, Komisi II: Pemerintah, DPR dan Penyelenggara Pemilu Satu Suara

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Arif Wibowo (Fraksi PDI-P) menyampaikan bahwa Pemerintah, DPR dan Penyelenggara Pemilu Solid Gelar Pilkada 2020 meski masih di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Arif Wibowo saat menjadi pembicara dalam acara Webinar Nasional Keempat Taruna Merah Putih (TMP) dengan tema Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19, Minggu malam (9/8) bahwa hingga saat ini belum ada penjelasan yang memastikan terkait dengan akhir pandemi COVID-19. Di saat yang sama, tata pemerintahan harus berlanjut dengan legitimasi yang kuat.

banner 1280x904

“Karena itu sampai saat ini pemerintah, DPR dan penyelenggara KPU satu suara dan bulat untuk menyelenggarakan Pilkada pada Desember mendatang,” kata Arif Wibowo .

Baca juga  Pertama di Sulut, Pemkot Tomohon Gandeng Bawaslu Awasi Netralitas ASN

Selain Arif hadir sebagai pembicara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tulang Bawang Winarti dan Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi.

Acara ini dipandu langsung Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait dan dibuka Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Terkait dengan Pilkada 2020, sama dengan Arif, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan bahwa skenario Pilkada tetap dilaksanakan pada Desember 2020 di tengah pandemi COVID-19, bukan pada 2021 sebab tidak ada jaminan juga bahwa pandemi Corona akan selesai pada 2021. Di saat yang sama, tata pemerintahan harus terus berjalan.

Tito menjelaskan bahwa adaptasi kebiasaan baru (AKB) harus berjalan di semua sektor kehidupan, termasuk di bidang politik. Apalagi ada contoh dari sejumlah negara yang sukses melaksanakan pilkada di tengah pandemi. Pilkada tahun ini pun merupakan momentum untuk menekan kurva positif rate dan penyebaran. Pilkada juga bisa menyelamatkan ekonomi.

Baca juga  Bawaslu Sulut: Kepala Daerah Peserta Pilgub, Mutasi Pejabat Harus Persetujuan Menteri

“Dan lebih-lebih, Pilkada di masa pandemi ini dapat melahirkan pemimpin yang kuat, tangguh dan bisa memberikan solusi di tengah krisis Karena pemimpin yang kuat adalah pemimpin yang bukan lahir di masa damai, di masa aman. Lahir di masa krisis, dia lah seorang pemimpin yang kuat,” tegas Tito. (jpn)

 

Komentar