PIA: Kepergian Julia Perez, Banyak Hikmah yang Diwariskan

PIA: Kepergian Julia Perez, Banyak Hikmah yang Diwariskan

Video: Aksi-Aksi Lucu Anggota Parlemen di Belahan Dunia
Foto: Katy Perry Kembali Hibur Penggemar di Indonesia
Aktris Rihanna Dinobatkan Jadi Duta Besar Luar Biasa Barbados

JAKARTA, SUARADEWAN.com –  Persatuan Istri Anggota DPR RI (PIA DPR) mengucapkan Innalilalhi Wainnalilahi Rojiun, kepada Almarhum Jupe.

“Hari ini, kita kehilangan salah satu aktris terbaik dalam negeri yang selama ini mengisi ruang hiburan masyarakat kita. Julia Rahmawati yang akrab disapa Julia Peres berpulang ke rahmatullah setelah sekian lama bergelut dengan penyakit kanker serviks yang diidapnya,” kata Ketua PIA DPR RI, Desty Setya Novanto, dalam pernyataanya, Sabtu malam (10/6).

Tentu saja lanjutnya, seluruh keluarga, sanak saudara dan handai taulan merasakan kehilangan yang begitu mendalam. “Tentu saja, kita semua sebagai penikmat hiburan tanah air merasa kehilangan. Semoga kepergian Julia Perez diterima di sisi Allah SWT, keluarga dan sanak saudara diberi kesabaran dan ketabahan,” ucapnya.

Menurutnya, di balik kehilangan dan kepergian Julia Perez, banyak hikmah yang diwariskan. Hikmah tentang sebuah perjuangan tanpa kenal lelah untuk terus-menerus menggelorakan arti penting kehidupan.

Desty menilai kalau Jupe telah menunjukkan bahwa semangat untuk hidup harus tetap bersarang di setiap kalbu dan sanubari manusia. Terlebih seorang perempuan yang lazim diidentikkan dengan kelemahan. Jupe menunjukkan bahwa penyakit tidak menghalanginya untuk berkarya dan menghibur masyarakat dalam setiap situasi dan kondisi apapun yang sedang terjadi.

Selain itu, Jupe juga telah membuktikan bahwa apa yang ia rasakan harus menjadi pelajaran bagi sesama manusia, sesama masyarakat Indonesia, sesama wanita yang rentan mengidap kanker serviks dan sesama artis yang bekerja di dunia hiburan.

“Di balik itu, pelajaran berharga juga patut kita raih dari situasi dan kondisi yang menimpa Jupe, adalah pentingnya memperhatikan segala bentuk potensi ancaman yang setiap saat bisa datang dan merenggut nyawa manusia melalui berbagai macam penyakit, salah satunya kanker serviks,” imbuhnya.

“Banyak informasi yang bisa kita gali, pahami dan cermati tentang bagaimana sesungguhnya kanker tersebut tumbuh dan berkembang. Selebihnya, sikap dan perilaku serta tradisi serta budaya menjadi faktor-faktor penting dalam mencegah terjadinya kanker serviks,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, ia ingin mengingatkan semua, khususnya wanita Indonesia untuk melakukan pemeriksaan rutin di fasilitas-fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit yang dibangun sangat baik oleh pemerintah diseluruh daerah, serta program-program kesehatan seperti BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dapat dinikmati bersama. “Ingat, mencegah lebih baik dari pada mengobati,” katanya.

“Selalu ada “hikmah” dalam setiap kejadian. Selalu ada “peringatan” yang dikandung oleh setiap peristiwa. Jupe telah memberi pesan tentang perjuangan. Penyakit yang diidapnya telah memberi peringatan tentang pentingnya mewaspadai kanker serviks. Semoga pesan perjuangan dan pesan kewaspadaan dapat menjadi pelajaran bagi kita semua,” cetusnya. (yp)

COMMENTS