oleh

Perusahaan Tambang Di Lelewawo Kolut Dinilai Tidak Merata Dalam Mensejahterakan Masyarakat

KOLAKA, SUARADEWAN.com – Hadirnya Perusahaan tambang yang beroperasi di daerah seharusnya mengangkat perekonomian masyarakat setempat. Namun hal ini, ternyata belum bisa dirasakan oleh sebagian masyarakat sekitar, khususnya masyarakat yang berada di Desa Lelewawo.

Hal ini juga disampaikan oleh Muh Apdal, selaku Pemuda Pemerhati Masyarakat dan Lingkungan Desa Lelewawo pada hari Jum’at (3/4/2020) di Bandung.

banner 1280x904

“Kami selaku Pemuda Pemerhati Masyarakat dan Lingkungan Desa Lelewawo, meminta kepada perusahaan harus memberikan kontribusi yang besar dalam mendukung kemajuan pembangunan di daerah, terutama dalam upaya mensejahterakan masyarakat,” pungkas Apdal.

Baca juga  Nahas, Ketua DPRD Kolaka Utara ini Meninggal oleh Istri Sendiri

Masyarakat berhak mendapatkan kesejahteraan dari aktifitas perusahaan yang berada di sekitar Desa Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Privinsi Sulawesi Tenggara.

Menurut Apdal informasi yang mereka dapatkan, bahwa hanya segelintir orang saja yang mendapatkan keuntungan dalam penambangan tersebut. Untuk itu, kami meminta kepada pihak pemerintah setempat untuk menyikapi hal ini dengan serius dan meminta untuk mengecek langsung penambangan di Kecamatan batu putih yang di mana sudah terjadi pencemaran lingkungan yang cukup parah.

Baca juga  Gubernur Sultra Resmi Ditahan KPK Terkait Korupsi Perizinan Tambang

“Harapan kami terhadap industri pertambangan dapat membantu mengurangi angka kemiskinan yang berdomisi di sekitar daerah tersebut, baik dalam kesempatan bekerja dan berusaha maupun sebagai penerima manfaat program pemberdayaan masyarakat (Communicity development). Dan harapan PPMDL CSR harus tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Bisa saja berupa pembangunan/ bantuan untuk masyarakat di Desa Lelewawo,” tegas Apdal kepada suaradewan.com. (aw)

Komentar