Perangi Teroris dan Ekstrimis, Sejumlah Media Sosial Bentuk Forum Internet Global

Perangi Teroris dan Ekstrimis, Sejumlah Media Sosial Bentuk Forum Internet Global

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sebagai upaya memerangi aksi teroris dan ekstremis di dunia maya, sejumlah perusahaan media sosial besar seperti Facebook, T

Agar Akun Facebook dan Instagram Kamu Tidak Diretas, Lakukan 5 Trik Ini
Tangkal Terorisme, Facebook Perketat Pengawasan Konten Radikal
Facebook Tegaskan Komitmen Perangi Pelaku Pedofilia

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sebagai upaya memerangi aksi teroris dan ekstremis di dunia maya, sejumlah perusahaan media sosial besar seperti Facebook, Twitter, Youtube dan Microsoft membentuk Forum Internet Global.

Forum ini berguna untuk memonitor konten-konten yang terindikasi paham-paham kebencian dari plattform mereka. Forum ini juga membantu berbagi solusi teknis untuk menghapus konten-konten tersebut.

Diumumkan pada hari Senin, 26 Juni 2017, perusahaan-perusahaan tegnologi global ini ini mengaku menghadapi tekanan dari pemerintah di seluruh dunia. Mereka diminta untuk ikut berperan, serta diwajibkan segera menghapus konten sarat kebencian di media sosial.

Baca juga  DPR Sarankan Fatwa MUI tentang Medsos Menjadi Hukum Positif

Sebelumnya, mereka tampak bekerjasama dalam membuat sidik jari untuk video atau gambar dengan informasi ekstremis yang bisa dibagi di seluruh platform media sosial.

“Forum baru ini (Forum Internet Global) akan membantu mereka melakukan penelitian guna melawan pernyataan teroris dan juga bekerjasa sama dengan pakar-pakar kontra-terorisme,” terangnya.

Di samping itu, forum tersebut juga akan memformalkan dan membangun bidang-bidang kolaborasi yang ada maupu pada masa depan di antara perusahaan-perusahaan teknologi global yang ada.

Baca juga  Kondisi Terkini Dua Brimob yang Ditikam Teroris

“Kami juga akan mendorong kerjasama dengan perusahaan-perusahaan teknologi kecil, kelompok masyarakat madani dan akademisi, pemerintah dan badan supranasional seperti Uni Eropa dan PBB,” tambahnya.

Adapun ruang lingkup kerjanya, dikatakan, akan mengalir dan berkembang seiring berjalannya waktu.

“Karena kami perlu bersikap responsif terhadap taktik teroris dan ekstremis yang terus berkembang pula,” pungkasnya. (ms)

COMMENTS

DISQUS: