oleh

Penerapan Sistem e-Voting Masih Terkendala Regulasi

Ketua KPU RI Juri Ardiantoro

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sistem pencoblosan berbasis elektronik belum bisa diterapkan karena masih terkendala pada sisi regulasi. Ketua Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) Juri Ardiantoro menyebut, saat ini belum ada regulasi yang mengatur sistem e-voting pada pemilihan presiden (pilpres) dan juga Pemilihan Kepala Daerah (pilkada).

“Jadi undang-undangnya harus disiapkan untuk melegtimasi penggunaan teknologi ini di dalam pemilu,” terang Juri, Minggu (12/3/17).

banner 1280x904

Juri mengaku penerapan sistem e-Voting dalam Pemilu akan membuat proses pemungutan suara lebih efektif dan akuntabel. Untuk itu, ia berharap kedepan sistem ini bisa secepatanya diterapkan.

“Teknologi kan salah satu cara agar pemilihan kita akuntabel, mengurangi potensi terjadinya kesalahan, kecurangan baik sengaja mauapun tidak disengaja,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan, sistem e-voting sudah diuji coba di beberapa pemilihan di tingkat desa. Uji coba ini, sebutnya untuk mencari kelemahan dan  pembenahan teknis agar sistem ini nantinya benar-benar bisa diterapkan pada Pilres maupun Pilkada.

“Bagi KPU itu prinsip yang harus didorong, ini harus dimulai dan bertahap harus mengarah kepada pemanfaatan teknologi yang lebih lengkap,” pungkasnya. (DD)

Komentar