oleh

Pembukaan Moratorium PMI ke 3 Negara, Kapten Indonesia: Ini Langkah Kongkret

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wacana Pemerintah Indonesia kembali membuka moratorium penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di 3 negara yaitu Hongkong, Taiwan dan Macao mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (KAPTEN) Indonesia.

Melalui Ketua Umum Kapten Indonesia, Abdul Rauf, menyambut baik keputusan Kemenaker RI melalui pernyataan PLT Dirjen Binapenta dan PKK Kemennaker RI bapak Aris Wahyudi, terkait mengawali pembukaan moratorium sementara penghentian pengiriman Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) Kesemua negara Donor.

banner 728x419

“Saat ini telah dikondisikan 3 negara sementara yaitu, Hongkong, Taiwan dan Macao, tentu ini satu langkah kongkrit pasca pandemik masa New Normal, kami mengusulkan untuk memperluas lagi ke negara-negara berikutnya yang sudah memiliki hubungan bilateral terutama Jepang, Malaysia, Korea,Eropa dan Amerika Serikat,” pungkas Rauf kepada media, Jakarta, Kamis (16/07).

Baca Juga:  LSP KAPTEN INDONESIA, Siap Ciptakan SDM Unggul

Menurut Rauf, langkah kongkrit ini perlu dibangun mekanisme terhadap pemberangkatan PMI ke semua negara yang sedang diprioritaskan, yang terpenting dari semua ini adalah adanya kesadaran atas keamanan nyawa para PMI kita yang akan dipersiapkan proses pengirimannya.

“Sangat perlu ada koordinasi juga ke semua penyedia tenaga kerja yang bersentuhan lansung dengan para CPMI, mulai dari proses rekrut, mekanisme karantina pelatihan, saat dibandara sampai ditempat kerja, perlu dipastikan selamat dan aman sampai tujuan masing-masing,” terang aktivis GP Ansor ini.

Abdul Rauf juga berharap agar niat baik pemerintah pada kondisi pandemik ini berjalan normal, baik itu urusan pengiriman PMI ke negara-negara yang sudah membuka penempatan PMI, selain itu, lanjut Rauf, adalah intensitas komunikasi dan koordinasi antara negara-negara luar bahwa Indonesia saat hampir kondusif.

Baca Juga:  Sambangi DPRD Sorong, Kapten Papua Barat Siap Serap 15 Ribu Tenaga Kerja di Kawasan Ekonomi Khusus

“Kapten Indonesia mengapresiasi niat baik pemerintah atas kondisi yang sedang diperjuangkan oleh Kemenaker RI untuk segera merespon kondisi pandemik ini, tujuan semua pihak adalah berjalan normal semua urusan pengiriman PMI ke berbagai negara,” pungkas Abdul Rauf.

“Hal lain yang perlu kami berikan masukan adalah, intensitas koordinasi Top Down dan Button Up, meyakinkan negara tujuan atas kondisi negara kita yang hampir Kondusif dan penyedia tenaga kerja sudah siap dengan segala kondisi, penempatan secara baik dan benar di perusahaan-perusahaan tempat PMI kita bekerja, memantau dan mengevaluasi secara berkala baik CPMI maupun yang sudah bekerja,” tutup Rauf. (aw)

Komentar

Berita Lainnya