oleh

Pelaku Jual Narkoba Vape Liquid Lewat Instagram

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ada banyak modus yang digunakan pengedar narkoba untuk menjajakan barang dagangan haramnya tersebut. Salah satunya adalah dengan mencampurkan narkoba itu pada cairan rokok sintesis yang belakangan ini populer atau dikenal dengan vape liquid.

Modus peredaran narkoba ini berhasil diungkap oleh Penyidik dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya.

banner 1102x704

Menurut Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Gidion Arif Setyawan, sepanjang bulan Juli pihaknya berhasil menangkap tiga orang penjual, yaitu Martino Saputra, Gantis Watimuri, dan Kurniawan Hidayat.

Baca Juga:  DPR: Over Capacity Lapas di Indonesia disebabkan Napi Kasus Narkoba

Ketiganya memasarkan vape liquid campuran narkoba itu melalui salah satu media sosial yang digandrungi anak muda, yakni Instagram.

“Barang bukti satu botol cairan narkotik liquid high 60 mililiter, 30 botol cairan narkotik liquid high masing-masing 5 mililiter,” kata Gidion di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/7).

Ketiganya menjual cairan vape dalam beberapa kemasan, diantaranya kemasan 60 mililiter yang dihargai Rp 3 juta per botol, dan kemasan 5 mililiter yang dihargai Rp 300 ribu per botol.

Masih menurut Gidion, berdasarkan hasil uji laboratorium forensik, barang dagangan tiga tersangka itu mengandung narkotika jenis 5-Fluoro ADB sebagaimana yang tertuang dalam Permenkes Nomor 1 lampiran nomor urut 95.

Baca Juga:  Pelajaran dari Artis 'Anak Langit' yang Terjerat Narkoba

“Hasil pengecekan Laboratorium Forensik bahwa botol yang berisikan cairan bening (Liquid High) mengandung narkotika jenis 5-Fluoro ADB,” jelasnya. (za/tr)

Komentar

Berita Lainnya