oleh

PBNU: Jangan Catut Nama NU di Aksi 212

JAKARTA,SUARADEWAN.com- Pencatutan sepihak nama kiai dan organisasi NU dalam sejumlah aksi massa yang sarat politik, disesalkan oleh Pengurus Besar NU (PBNU). NU baik secara kelembagaan atau personal, sangat dirugikan dengan adanya pencatutan nama yang akhir-akhir marak dilakukan oleh sejumlah pihak.

banner 728x419

Ketua PBNU bidang Hukum Robikin Emhas mengatakan, maraknya pencatutan nama sejumlah tokoh NU dalam aksi-aksi  tanpa pemberitahuan atau konfirmasi merupakan tindakan ilegal .

“Kami mengingatkan saja, mencatut nama tokoh atau ormas tanpa konfirmasi yang cenderung memanfaatkan itu juga ada implikasi pidananya. Yang begini sebaiknya dihentikan,” ungkap Robikin.

Baca Juga:  Kawal Aksi 212, Panglima Besar GPJ Siap Turunkan Laskar

Dirinya meminta agar tindakan pencatutan tanpa ada konfirmasi dari pihak yang bersangkutan, sebaiknya tidak lagi dilakukan karena berpotensi memicu polemik, dan berimplikasi pada perpecahan antar umat, khususnya umat islam.

“Saya minta agar nama NU tidak dicatut. Karena Pengurus Besar Nahdlatul Ulama juga tidak tahu menahu aksi tersebut,” pungkasnya

Sebelumnya, nama Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin kembali dicatut di dalam undangan aksi 212 jilid yang akan digelar besok, selasa (21/2/17).

Baca Juga:  Pasca Aksi 212 Komisi III Raker dengan Kapolri

Menanggapi info tersebut,  Robikin Emhas mengklarifikasi bahwa Ma’ruf Amin tidak tahu menahu perihal aksi tersebut.

“Disini saya ingin sampaikan klarifikasi bahwa Kiai Ma’ruf sebagai Ketua Umum MUI, lebih-lebih sebagai Rais ‘Aam PBNU, tidak tahu menahu dan tidak hadir dalam aksi tersebut,” sambung Robikin. (DD)

Komentar

Berita Lainnya