oleh

PB HPMIG Tolak Kongres Lanjutan dan Akui Haris Pertama Sebagai Ketua Umum DPP KNPI

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (PB HPMIG) menolak rencana kongres lanjutan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Pasalnya selain menabrak aturan organisasi, rencana Kongres lanjutan akan semakin menghambat upaya untuk menyatukan pemuda Indonesia.

“Kami menganggap kongres KNPI lanjutan ini buruk bagi demokrasi di tubuh organisasi pemuda Indonesia, sekaligus tidak menghargai hasil Kongres yang berhasil digelar di Bogor pada 18-24 Desember 2018 lalu dengan menghasilkan keputusan kongres yang konstitusional dengan Ketua Umum terpilih Haris Pertama,” kata Sekretaris Jenderal PB HPMIG Rezky Antuli saat memberi keterangan di Jakarta (4/1/2019).

banner 1280x904

HPMIG sendiri pada Kongres Pemuda XV di Bogor yang lalu memberikan dukungan pada saudara Noerfajrieansyah, dan sebagaimana diketahui bersama pada kongres tersebut saudara Haris Pertamalah yang terpilih melalui proses yang demokratis dan konstitusional. Meski begitu, PB HPMIG legowo demi kemajuan dan persatuan Pemuda Indonesia menerima hasil tersebut.

Baca juga  Diduga, Musda KNPI Halut ada Intervensi Kepentingan
Logo HPMIG

“PB HPMIG secara bulat menghargai hasil-hasil Kongres XV di Bogor, serta mendukung dengan sadar dan tanpa paksaan mengakui Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021, dan PB HPMIG tidak ikut dengan isu-isu kongres lanjutan dan menolak rencana tersebut,” tegas Rezky.

Baca juga  Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Razia Pelajar di Sekolah

Bagi HPMIG, dinamika yang terjadi di tubuh KNPI adalah proses pendewasaan diri untuk kemajuan pemuda, dan semua pihak sudah seharusnya bersama-sama dan bersatu menuju ke arah tersebut dan semaksimal mungkin untuk menghentikan bibit-bibit perpecahan tumbuh di tubuh organisasi pemuda Indonesia tersebut.

“Kongres sudah selesai dan jelas dengan diamanahinya Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021, sesuai dengan mekanisme organisasi,” tutup Rezky. (sd)

Komentar