Partai Hanura Optimistis Masuk 5 Besar di Pemilu 2019

Partai Hanura Optimistis Masuk 5 Besar di Pemilu 2019

Gelar Rakernas, Partai Hanura Siapkan Kejutan di Tahun Politik
Pilgub Kaltim; Perlunya Merubah Mindset dari Pemilih Pragmatis Menjadi Pemilih Rasional
Partai Hanura Kutai Timur Resmi Buka Pendaftaran Calon Legislatif

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Sutrisno Iwantono meyakini partainya bisa lolos pada Pemilu 2019. Hanura yang berdiri pada 2006 sudah dua kali meloloskan anggota DPR pada Pemilu 2009 dan 2014. Adapun pada Pemilu 2014, Hanura meraup 6,5 juta suara dan mendudukkan 16 anggota DPR.

Dalam survei Indikator Politik Indonesia, Hanura hanya meraih 0,5 persen. Hanura pun diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen. Meski begitu, Sutrisno merasa Hanura bakal bisa lolos asal mau bekerja keras.

Sutrisno menjelaskan, Partai Hanura sebelumnya sering dipandang sebelah mata oleh pihak-pihak tertentu. Namun, realitasnya selama dua kali pemilu legislatif, pada 2009 dan 2014, Partai Hanura selalu berada di parlemen.

Dengan kalkulasi kekuatan saat ini, Partai Hanura menargetkan dapat memperoleh sekitar 75 kursi DPR RI atau 13 persen. “Target kami pada 2019 di posisi lima besar,” ujar Sutrisno dalam diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (12/5).

Baca juga  Inilah 14 Partai Politik Yang Resmi Jadi Peserta Pemilu 2019

Menurut Sutrisno, setelah dipimpin ketua umum Oesman Sapta, Hanura juga banyak mengalami kemajuan, terutama konsolidasi kader. Sutrisno menambahkan, kemajuan tersebut seperti sebagian anggota DPD RI yang bergabung ke Partai Hanura dan akan menjadi calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019.

Selain itu, kata dia, banyak tokoh populer seperti sejumlah kader dari partai politik lain, selebritas, artis, dan mantan atlet nasional juga bergabung ke Partai Hanura. Mereka menambah lengkap daftar caleg dari Partai Hanura.

Soal konflik internal yang pernah muncul di internal Partai Hanura, menurut Sutrisno, itu masalah yang tidak signifikan dan sudah berlalu, sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi. Sutrisno menambahkan, pada saat verifikasi faktual yang dilakukan KPU, Partai Hanura memperoleh penilaian terbaik.

Baca juga  Hanura Kubar: Masyarakat Dayak Kubar Mendukung Penuh Rusmadi-Safaruddin

“Itu menunjukkan Partai Hanura solid dan tidak ada masalah,” katanya.

Secara terpisah, Takbier Wata Pengurus Bapilu DPP Hanura menilai pada pemilu 2019 mendatang yang menjadi Pekerjaan rumah tidak hanya Partai Hanura tapi bagi semua partai peserta pemilu adalah persoalan ambang batas 4% parliamentary threshold, Menurutnya hal ini akan membuat persaingan antar partai akan berlangsung sengit. Pasalnya, persaingan mencapai ambang batas itu tidak akan mudah.

“Maka hanya partai yang mempunyai infrastruktur yang kuat, mempunyai caleg yang bagus dan bekerja dengan sungguh-sungguh dengan energi yang sama untuk memenangkan hanura, serta mempunya program yang bisa diterima oleh masyarakat itulah yang akan lolos,” ucapnya. (rp)

COMMENTS