Para Kandidat Gubernur DKI Muncul di Survei Calon Presiden 2019

Para Kandidat Gubernur DKI Muncul di Survei Calon Presiden 2019

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Tiga kandidat di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 yang sebelumnya bertarung di putaran pertama, muncul dalam survei nasio

Agus Yudhoyono: Tak Ada Kata Menyerah
Orasi Kebangsaan AHY Ingatkan Agar Islam dan Pancasila Tidak Dibenturkan
Dituding Suruhan SBY, Hary Tanoe: Antasari Fitnah

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Tiga kandidat di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 yang sebelumnya bertarung di putaran pertama, muncul dalam survei nasional Calon Presiden 2019 Indo Barometer. Mereka adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Rasyid Baswedan (Anies).

Menurut survei yang dilakukan di 34 provinsi seluruh Indonesia dari tanggal 4 sampai 14 Maret 2017 ini, nama Cagub petahana Ahok muncul di urutan ketiga dengan perolehan elaktabilitas 8,3%, di bawah Prabowo Subianto (9,8%) dan Joko Widodo (31,3%) dalam pengajuan calon secara terbuka.

Nama Anies sendiri berada di bawah Ahok dengan perolehan dukungan sebesar 4,5%, di atas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (3,1%) dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (2,8%). Elektabilitasnya juga mengungguli nama-nama besar lainnya, seperti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (2,7%), Panglima TNI Gatot Nurmantyo (1,2%), Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (1,2%).

Baca juga  KPU DKI Tetapkan Peserta Pilgub DKI Putaran Kedua Malam Ini

Adapun AHY, kandidat Gubernur DKI yang kini gugur dalam pertarungan Pilkada melawan Ahok dan Anies, mampu mencapai perolehan elektabilitas sebesar 0,4%, sama dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Elektabilitasnya ini berada di bawah Wakil Presiden Jusuf Kalla (0,8%) dan Tommy Soeharto (0,7%).

Berbeda halnya ketika diajukan simulasi 18 nama. Ahok mencapai 8,7% di mana AHY mencapai 2,1%. Sementara nama Anies tidak terdapat di dalam simulasi nama-nama Capres tersebut.

Baca juga  Bertemu Sutiyoso, Anies: Ajang Silaturahmi dengan Para Pendahulu.

Dan yang lebih mengejutkan lagi, ketika Indo Barometer mengajukan simulasi 14 nama di mana Ahok dan Anies tidak termasuk di dalamnya. Dalam simulasi ini, Agus mampu bertengger di posisi tiga dengan perolehan 2,4%, di bawah Prabowo (13,9%) dan Jokowi yang masih konsisten memimpin capaian elektabilitas (49,0%).

“Agus Yudhoyono tiba-tiba ada di posisi ketiga. Ini mengejutkan karena melibatkan pimpinan senior bahkan pimpinan partai,” ungkap Juru Bicara Partai Demokrat Rachland Nashidik usai menghadiri rilis survei Indo Barometer di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017).

Sebagai tambahan, alasan responden memilih masing-masing kandidat Gubernur DKI tersebut, bisa dilihat dalam tabel gambar di bawah ini. (ms)

COMMENTS

DISQUS: