oleh

Pangellu: Pemilih Yang Belum Dicoklit Bisa Melapor ke Bawaslu

MANADO, SUARADEWAN.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut mengingatkan kepada pemilih bahwa Tanggal 13 Agustus 2020 atau 7 hari kedepan, adalah batas waktu pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dalam tahapan pemuktahiran data pemilih.

Hal tersebut, diingatkan oleh Bawaslu, sehubungan dengan adanya temuan Bawaslu yang mendapati bahwa sebagian besar pemilih belum dilakukan Coklit oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP).

banner 1280x904

“Informasi di lapangan didapati jika sebagian besar pemilih belum dilakukan Coklit,” kata Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu, Rabu (5/8/2020).

Baca juga  Cek Kesiapan Pengawas, Bawaslu Sulut Gelar Supervisi ke Jajaran Panwas Se-Bolmut

Lanjutnya, untuk mengantisipasi hal tersebut, Pangellu menghimbau agar pemilih proaktif dan dapat melaporkan ke jajaran Bawaslu Sulut baik di tingkatkan Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) maupun Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD).

Apalagi dikatakan Putra tanah Porodisa ini jika hal ini sangat penting dalam menjamin hak konstitusional setiap warga negara, terlebih yang sudah berhak memilih.

Bukan saja itu, PKD diminta untuk kembali mendeteksi dan mengecek secara benar akan proses ini.

Dan jika didapati ada unsur kesengajaan, maka harus segera diproses sesuai dengan kewenangan yang dimiliki PKD berdasar Undang Undang.

Baca juga  Pertajam Insting Pengawas Pemilu, Bawaslu Sulut Gelar Apel Siaga Pengawasan Pilkada

Karena salah satu tugas dari pengawas adalah menjamin hak dari setiap pemilih agar tak hilang.

Pangellu juga meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan jajaran agar tidak mengabaikan hak konstitusional setiap warga yang telah berhak sebagai pemilih.

“Karena hal itu sudah merupakan perintah dari Undang Undang. Sehingga seluruh yang memiliki hak sebagai pemilih harus terdata sesuai dengan jadwal sebenarnya,” tutup Supriyadi. (bm)

Komentar